23 Karyawan SKK Migas PT Pertamina EP Sangatta Kaltim Positif Covid-19

0
32
H.Kasmidi Bulang,ST,MM .Pelaksana Tugas Bupati Kutai Timur (FOTO:Adi Sagaria)

 

Sangatta, ( Liputankutim.com ) – Sebanyak 23 karyawan Kontraktor Kontrak Kerja Sama ( KKKS) Pertamina EP Asset 5 (PEP) dan Mitra Kerja yang melaksanakan kerja pengeboran di sumur bor STE-15 dan STE – 04 di Kutai Timur Kaltim positif Virus Corona ( Covid-19).

Hal itu dikatakan Pelaksana Tugas ( Plt) Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang kepada wartawan usai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kutim dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan KUPA dan PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2020 di ruang siding utama Gedung DPRD Kuti, Rabu,23/09/2020.

“Saya tadi menerima laporan langsung dari pimpinan PT Pertamina EP, jika 23 orang bahkan lebih karyawan dan mitra kerjanya yang bekerja di lokasi pengeboran STE-15 dan STE -04 terpapar Covid-19”kata Kasmidi Bulang didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Bahrani.

Sementara Kadis Kesehatan dr.Bahrani saat dikonfirmasi pun membenarkan karyawan dan karyawan mitra kerja Pertamina EP yang dinyatakan positif virus korona.

Menurut Kadis Kesehatan dr. Bahrani sebelumnya sudah ada 18 orang terkonfirmasi Covid-19, namun karena adanya kontak erat sehingga terjadi lagi penambahan dan sampai hari ini sudah berjumlah 23 orang karyawan kontraktor tapia da juga karyawan penduduk lokal.

“Yang positif ini memang ada karyawan dan ada karyawan yang penduduk lokal yang sering pulang kerumahnya. Saat ini semuanya dirawat di mes pertamina EP dibawah penanganan dan pengawasan Satgas dan Pertamina”katanya.

Sementara Humas PT Pertamina EP Asset 5 Sangatta Field Dukut WN saat dikonfirmasi Media Online liputankutim.com, rabu siang mengatakan, yang positif Covid-19 itu bukan karyawan pertamina ep dan mitra kerja.

Menurut Dukut itu bukan karyawan pertamina ya pak. Lebih tepatnya mitra kerja kami untuk melaksanakan pemboran.

“Nanti press realase saya sampaikan, tadi draf sudah selesai tinggal approval saja”kata Dukut menjawab melalui pesan WhatsApp”liku1/liku2)