29 Calon Haji Kutai Timur Diberangkatkan dari Masjid Agung Al Faruk.

0
118
Suko Buwono (tengah baju putih) didampingi Kepala Kemenag Kutim Ambo Tuo (kanan) dan Kabag Sosial Andi Rahman (kiri) mewakili bupati Kutim Ismunandar melepas keberangkatan 29 calon jemaah haji,di masjid agung Al Faruk, bukit pelangi Sangatta, Sabtu 03/08/2019. .

Liputankutim.com, Sangatta –  Sebanyak 29 calon jemaah haji asal Kutai Timur diberangkatkan dari masjid agung Al Faruk bukit Pelangi Sangatta menuju Balikpapan, Sabtu malam 03/08/2019 pukul 21.10 Wita.

Mewakili bupati Ismunandar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Suko Buwono melepas keberangkatan calon haji Kutai Timur menggunakan satu unit mobil bus jahe raya dengan nomor polisi KT 7979 MC dengan dikawal mobil polisi dari Polres Kutim.

Sebelum pelepasan rombongan calon haji, asisten Pemerintahan dan Kesra Suko Buwono mengatakan, Pemkab Kutim bersama Kementerian Agama memberangkatkan calon haji gelombang kedua kloter 15.

Menurut Suko Buwono, malam ini kita berangkatkan 29 orang dari jumlah calon haji kutim berjumlah 218 orang. Dimana 180 orang kloter 5 sudah lebih dulu berangkat. Seharusnya mala mini berangkat namun tujuh berhalangan dan dua orang mengundurkan diri

” Pemerintah berharap agar seluruh calon haji asal kutai Timur diharapkan bisa berjalan diberikan kelancaran dan kesehatan serta kembali menjadi mabruh”kata Suko Buwono didampingi Kepala Kemenag Kutim Ambo Tuo dan Kabag Sosial Andi Rahman.

Sementara Kepala Kemenag H.Ambo Tua meminta agar calon haji yang berjumlah 29 orang supaya tidak pecah dan selalu kompak. Hal itu penting karena saat ini Madinah sedang puncak-puncaknya padat semua.

“Jangan sampai calon haji maunya minta dibimbing orang lain. Karena tidak ada pembimbang lain dari kutai timur selain dari Kemenag”kata Ambo Tuo kepada calon haji.

Dikatakan H.Ambo Tuo bahwa hal ini penting diketahui oleh Jemaah yang 29 orang, jangan sampai terjadi seperti kloter 5. Tidak mau dibimbing Kemenag akhirnya umrohnya tidak selesai.

“Ada calon Jemaah haji bisa menyelesaikan tawafnya sedangkan sa’i tidak dikerjakan sampai selesai karena tidak mau dibimbing kemenag”katanya lagi mengingatkan para calon haji (liku3/*)