Ahli Waris Segel Puskesmas Sangatta Utara, Bupati : Seingat Saya Sudah Ada Proses Pelepasan Pemilik Aslinya

0
130
Spanduk tuntutan ahli waris digantung diatas pohon didepan Puskesmas Sangattta Utar, Kutim, Senin,22/07/2019a

Liputankutim.com, Sangatta – Hengky Abdullah yang mengaku ahli waris, menyegel puskesmas Sangatta Utara Kutai Timur yang terletak di Jalan Cut Nyak Dien, Senin, 21/07/2019. Selain menyegel pintu puskesmas, ahli waris ini juga memasang puluhan spanduk disejumlah pohon sebagai aksi protes atas tanah yang diklaim miliknya.

Menurut Hengky, tanah miliknya yang merupakan peninggalan orang tuanya seluas 6000 hektare itu hanya pinjam pakai, bukan diberikan secara cuma-cuma atau gratis.

“Jadi selama ini penggunaan lahan hanya pinjam pakai.Maka dari itu saya meminta agar Pemkab membebaskan dan lakukan pembayaran kepada kami sebagai ahli waris”kata Hengky Abdullah kepada sejumlah media.

Dikonfirmasi, Bupati Kutai Timur, Ismunandar mengatakan, tidak mengetahui persis terkait dokumen pelepasan hak tanah yang dituntut Hengky Abdullah, karena seingat dia sudah ada pelepasan saat Awang Faroek Ishak menjadi bupati Kutim.

Menurut Bupati Ismunandar, seingat saya berdirinya Rumah Sakit ( sekarang Puskesmas) dibangun saat Pak Awang Faroek jadi bupati. Bahkan seingat saya sudah pernah ada proses pelepasan lahan.

“Namun jika ahli waris ingin menempuh jalur hukum, silahkan dengan melayangkan gugatan ke Pemkab Kuttim. Kalau di persidangan dinyatakan kalah maka Pemkab Kutim akan melalukan pembayaran”kata Ismunandar kepada Wartawan sebelum bertolak menghadiri acara penyerahan penghargaan dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Makassar Sulawesi Selatan, Selatan,22/07/2019.

Ismu panggilan Ismunandar mengatakan, hingga saat ini Pemkab Kutim tidak bisa merealisaiskan permintaan ahli waris. Persoalan ini saya serahkan kepada Dinas Penataan Lahan dan Tata Ruang (PLTR) untuk menanganinya.(liku1/*)