Tak Caleg Lagi, Tetap Reses Jaring Aspirasi

0
93
H. Bahrudin anggota DPRD Kutai Timur dari Partai PKPI (Foto: Adi Sagaria)

liputankutim.com, SANGATTA –  Anggota DPRD Kutim  dari Partai PKPI,  H. Bahrudin tetap melaksanakan reses, meskipun tak mencalonkan lagi sebagai  anggota DPRD Kutim. 

“Saya tak lagi caleg, tapi saya tetap reses.  Sebab ini kewajiban dari DPRD. DPRD, diwajibkan jaring aspirasi masyarakat,” kata H.Bahrudin anggota Fraksi Nurani Amanat Persatuan (NAP).

Untuk reses pertama tahun 2019.  Bahruddin  bertandang di tiga lokasi sesuai Dapilnya.  Menurutnya, sesuai aturan dan dana tersedia kewajiban reses harus dilakukan agar bisa apa yang diharapkan masyarakat bisa disampaikan kepada pemerintah. “Kita ikut aturan saja, kita tampung aspirasi masyarakat, untuk diusulkan untuk pembangunan 2020 ,” katanya.

Ia menyebutkan dari beberapa lokasi resesnya,  yang banyak   menaruh harapan adanya perhatian pemerintah yakni   Begalon.  Menurut Bahruddin,  sejumlah masyarakat Bengalon  menginginkan dibuatkan sumur bor karena jaringan PDAM belum menjangkau.

 “Kalau saya hitung, ada sekitar 50 titik, yang harus dibangun sumur bor  sesuai dengan permintaan warga. Tapi, mungkin itu akan sulit diwujudkan, karena itu, saya berharap, tahun depan, minimal dibangun lima titik. Tapi, kalau memang bisa semuanya, maka syukur saja, karena itu demi masyarakat di sana,” kata Abah Kaca panggilan akrab H.Bahrudin ini.

Ia mengakui pembuatan  sumur bor  perlu karena  masyarakat masih mengandalkan air kali  atau air hujan yang ditampung. Sementara warga yang bermukim dipinggir jalan, bisa beli air tendon namun mahal.  

“Karena itu, jalan satu-satunya yang bisa dilakukan untuk membantu mereka agar bisa menggunakan air bersih adalah dengan sumur bor,” ungkap pria yang juga pengusaha.(*)