Anggota Dewan Sosialisasi Perda Penyiaran. Pertanyaan Warga Listrik, Air dan Jalan.

0
73
Anggota DPRD Kutim, Drs.H. Sobirin Bagus ( tengah) Arang Jau ( kanan) Hason Ali (kiri). Dalam acara Sosialisasi Perda Penyiaran Radio dan Televisi di BPU Kecamatan Long Masengat, Rabu,20/03/2019. (Foto Riky/Halmas)

Liputankutim.com, SANGATTA – Ada yang menarik dari kunjungan kerja anggota DPRD Kutim dan acara sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyiaran Radio dan Televisi TV Lokal, Rabu,20/03/2019.

Anggota DPRD Kutim H. Sobirin Bagus mengatakan, heran tapi menarik saat acara berlangsung. Karena disela-sela pemaparan tentang penyiaran, yang seharusnya dinimati, tapi justru berbalik.

“Warga di Long Masengat sepertinya kurang tertarik dengan Perda Penyiaran, mereka lebih tertarik membicarakan masalah listrik, air bersih dan jalan rusak”kata Sobirin Bagus, saat dihubungi Redaksi liputankutim.com, Minggu,24/03/2019.

Dikatakan H.Sobirin Bagus, saat kami menyampaikan isi Perda, justru warga lebih tertarik membicarakan listrik air dan jalan daripada mendengarkan soal Televisi dan Radio.

Itu artinya menurut saya, warga belum siap menerima dengan perda tersebut, warga yang hadir saat dialog juga yang ditanyakan kapan listrik bisa menyalah 24 jam, kapan air bersih masuk dan kapan jalan diperbaiki.

“Ini suara warga Kutim yang ada di Long Masengat, bukan direkayasa, tapi meraka hadir saat acara sosialisasi. Makanya sebaiknya Pemkab lebih fokus dengan keinginan warga yang tiga ini, air, listrik dan jalan”katanya (ADV/liku/*)