Balita 14 Bulan Warga Sangatta, Penderita Hydrocephalus Dirujuk Ke RSU AWS Samarinda.

0
74

liputanKutim.com, SANGATTA – Rombongan Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur mendatangi balita 14 bulan yang menderita penyakit Hydrocephalus ( penyakit pembesaran pada kepala) dirumahnya, yang beralamat di simpang tiga Jalan Soekarno Hatta – Jalan Gunung Sari Gang 6 RT 25, Desa Singa Gembara Kelurahan Teluk Lingga Kecamatan Sangatta Utara, Selasa, 15/01/2019.

Kedatangan rombongan Dinas Kesehatan Kutim ini sebagai tindak lanjut dari perintah langsung bupati Ismunandar, agar melihat kondisi si anak dan segera mengambil tindakan sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Syahcrani Samarinda untuk menjalani operasi.

” Sesuai arahan pak Bupati, Rehan Firmansyah anak berusia 14 bulan akan didampingi kedua orang tuanya akan kita rujuk ke RS AWS Samarinda untuk menjali operasi “kata Sekretaris Dinas Kesehatan, Haryati saat mendatangi rumah Rehan

Menurut Sekretaris Diskes Haryati bersama Kabid Binkenmas Drg.Teresia Hendrajani, Surveilans Dinkes Rini dan P Mande dan Yohanis Pasorong ( Kesling) mendatangi rumah Rehan Firmansyah, setelah sebelumnya mendapat perintah langsung bupati Kutai Timur Ismunandar.

Dikatakan, bahwa sebetulnya si anak ini sudah pernah dirujuk ke RSU Kudungga Sangatta dan kemudian dirujuk ke RSU AWS Samarinda. Dan seharusnya dia menjalani operasi 8 januari pekan lalu, tetapi kondisi ekonominya tidak memungkinkan.

Kami dari Dinas Kesehatan Kutim yang berperan langsung didalam bidang kesehatan untuk masyarakat. Oleh karena itu setelah mengetahui persoalan dan kondisi si anak dan keluarganya, kami langsung berkoordinasi dengan pihak RSU ASW Samarinda dan meminta jadwal ulang untuk operasi Rehan.’

Dan sambil menunggu jadwal operasi, kami akan bantu lagi untuk perbaikan gizinya Rehan. Seolain itu semua biaya transportasi dan biaya hidup untuk kedua orang tuanya selama di Samarinda akan ditanggung oleh Pemkab Kutim”kata Haryati didampingi Kabid Binkesmas Drg.Teresia Hendrajani, Surveilans Dinkes Rini dan P Mande dan Yohanis Pasorong ( Kesling) .

Rehan Firmansyah bersama kedua orang tuanya akan tinggal di rumah singgah milik Pemkab Kutim di Samarinda. “Rumah singgah milik Pemkab Kutim boleh digunakan oleh siapa saja warga Kutim yang menjalani perawatan, misalnya melahirkan, baik yang menggunakan BPJS maupun non BPJS”katanya (*)