Banjir Di Telen Memakan Korban Jiwa 1 Orang Karyawan Perusahaan Meninggal Terseret Arus, Dua Desa Terendam

0
344
Luhat Ivung Camat Kecamatan Telen (FOTO: dok)

 

Sangatta Liputankutim.com,- Musibah banjir yang melanda puluhan desa di beberapa kecamatan di wilayah hulu Kabupaten Kutai Timur, Kaltim, masih terjadi hingga Senin siang, 17/5/2021.

Bahkan di Kecamatan Telen , banjir telah memakan korban jiwa, satu orang karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit, ditemukan meninggal akibat terseret banjir minggu, 16/05/2021

Camat Kecamatan Telen Luhat Ivung saat menghubungi Liputankutim.com, senin, 17/05/ mengatakan, banjir besar yang terjadi di Kecamatan Telen telah memakan korban jiwa 1 orang karyawan perusahaan meninggal dunia di Desa Rantau Panjang

” Yang meninggal karyawan perusahaan sejak hari minggu 16/5, namun baru ditemukan sudah meninggal senin hari ini. Mungkin dia terseret arus sungai dan lemas “kata Camat Luhat Ivung menambahkan

Camat menambahkan, dirinya mendapat informasi dari Kades Rantau Panjang, jika yang meninggal itu karyawan perusahaan sawit. Karyawan itu sudah pulang kerja, tapi ada barangnya ( angkong) ketinggalan dan berniat untuk pergi mengambilnya lagi

“Angkong itu alat dorong sawit ketinggalan, namun ketika pergi mengambil angkongnya di tidak ada lagi balik kerumah,sehingga dilakukan pencarian, namun baru ditemukan hari ini sudah meninggal”ujarnya Camat melalui Ponsel pribadinya.

lanjut Camat, selain satu orang karyawan meninggal, banjir juga merendam dua desa di kecamatan telen, yakni desa Kernyanyan dan Desa Marah Haloq.

Tadi pagi sudah mulai surut, namun sore ini nampaknya hujan lagi dan banjir naik lagi.

“Kami berharap hujan tak lagi turun, agar banjir tidak naik terus.”kata Camat Luhat Ivung, yang saat ini dirinya belum bisa ke telen karena terhalang banjir.(liku1/)