Boncengan Bertiga, Jatuh Ke Sungai Sangatta. Suami Istri Selamat, Anaknya Hilang Tenggelam

0
332
Kapolsek Sangatta Utara Iptu Slamet Riyadi berada diatas Speadboat SAR untuk ikut serta mencari Wahyu ( 6 tahun) yang menjadi korban terjatuh dari ponton bersama kedua orang tuanya, kamis,04/07/2019.

Liputankutim.com, Sangatta – Kapolsek Sangatta Utara Iptu Slamet Riyadi membenarkan, satu keluarga warga RT 58 Desa Sangatta Utara, yang menjadi korban sepeda motor jatuh di ponton penyebrangan sungai yang menghubungkan sangatta utara dan sangatta selatan, pada kamis 04/07/2019 pukul 08.00 Wita.

“Akibat peristiwa itu menyebabkan anak Wahyu usia 6 tahun lepas dari pegangan tangan orang tuahnya dan hilang ditelan sungai. Sedangkan sepeda motor yang digunakam berhasil ditemukan”kata Kapolsek Iptu Slamet Riyadi, saat di konfirmasi, di lokasi kejadian.

Menurut Kaposlek, kejadian itu berawal kedua orang tuanya Sudar 33 tahun dan ibunya Sri Rahayu 27 ingin kepasar sebrang, untuk belanja kebutuhan usahanya yang sehari-hari berjualan kecil-kecilan.

Mereka berangkat boncengan bertiga menggunakan sepeda motor Jenis Yamaha Jupiter KT 2397 RH berwarna biru. Namun pontonnya belum merapat sepeda motornya langsung bablas gitu. Akibatnya motor jatuh ke dalam air, anaknya terlepas dan genggaman, sedangkan ibunya berhasil selamat”kata Kapolsek Iptu Slamet Riyadi

Dijelaskan, akibat kejadian itu, Wahyu yang masih berusia 6 tahun yang terlepas dari pegangan ayahnya hilang dan sampai saat ini masih terus dilakukan pencarian. Pencarian ini melibatkan tim gabungan SAR, Polisi, TNI, Basarnas, BPBD, Tagana dan masyarakat.

“Tim akan terus melakukan pencarian disekitar kejadian ini. Dan untuk saat ini pencarian difokuskan diareal”ujarnya (liku1/*)