Bupati Kutim Ardiansyah Di Vaksin Covid-19 Didampingi Istrinya Hj. Siti Robi’ah

0
157
Bupati Kutai Timur Drs.H. Ardiansyah Sulaiman,M.Si didampingi Kadis Kesehatan dr.H. Bahrani Hasanal saat menjalani Vaksin Covid-19 di Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, Sangatta, Jumat, 19/03/2021 (FOTO: Purji)

 

Sangatta, Liputankutim.com –  Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menjalani Vaksin Covid-19 tahap 2, tiba didampingi istrinya Hj. Siti Robi’ah yang juga Ketua TP PKK Kutim, di Gedung Serba Guna ( GSG) di Bukit Pelangi, Sangatta, Jumat, pagi pukul 09.30 Wita

Mengenakan baju batik berwarna coklat abu-abu dan kaos dalam warna hitam, celana hitam, bupati Ardiansyah Sulaiman, didampingi juga Kadis Kesehatan dr. Bahrani, duduk santai dikursi hitam saat akan di suntik vaksin dua petugas dari dinas Kesehatan

Usai divaksin, Bupati Ardiansyah Sualiman yang datang Bersama Wabup Kasmidi dan sejumlah Kepala OPD, memberikan keterangan Pers kepada wartawan yang sudah menunggu di lobi GSG.

Kepada Wartawan Bupati Ardiansyah Sulaiman meminta masyarakat untuk tidak lagi mempersoalkan masalah vaksin, atau mempertanyakan mantaaf vaksin. Sebab, khasiat  vaksin sudah jelas hitungannya.

“Alhamdulillah saya sudah vaksin kedua hari ini dan tidak merasakan apa-apa. Saya meminta masyarakat tidak lagi mempersoalkan vaksin, atau mempertanyakan kasiat dari vaksin. Sebab hitungan kesehatannya sudah sangat jelas, untuk meningkatkan anti bodi dalam tubuh”katanya

Dikatakan, manfaat vaksin dirasa bisa menekan penyebaran virus corona, sehingga dirinya terus memperjuangkan sisa vaksin yang belum di distribusikan ke  Kutim, khusunya untuk pelayan  publik. Sebab vaksinasi untuk pelayanan publik di Kutim sebelumnya di usulkan sekitar 15 ribu vaksin. Namun yang datang hanya sekitar 6 ribu vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani Hasanal meminta bagi yang sudah melaksanakan vaksinasi termin kedua untuk tetap menjalankan protokol kesehatan serta istrirahat secukupnya dan menjaga pola makan.

Menurutnya, vaksin kedua ini adalah pembentukan anti bodi selama kurang lebih 28 hari. Sehingga diharapkan beristirahat secukupnya dan mengkonsumsi makanan bergisi.

“Anti bodi yang tumbuh di dalam tubuh lebih optimal dan mampu membantu kita untuk menangkal penularan covid-19.”ujarnya (liku1/*)