Destinasi Goa Gunung Kongbeng Muara Wahau.

0
246

LiputanKutim.com, SANGATTA – Goa Kongbeng yang terletak di Desa Juq Ayaq Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur, merupakan gunung batu karst yang disekitarnya terdapat belukar dan pepohonan besar. Goa Kongbeng saat ini dikelilingi perkebunan kelapa sawit yang semakin menarik untuk dikunjungi.

Jurnalis liputankutim.com yang melakukan kunjungan Sabtu,25/01/2019 pekan lalu menyaksikan keindahannya dari dekat. Pemandangan indah nan hijau dari berbagai jenis pohon tumbuh subur menghijau disekitarnya.

Yang lebih menarik saat berada dibawah goa hembusan angin dari atas dinding mengeluarkan udara dingin membuat siapa saja yang berkunjung pasti menakimatinya. Anginnya yang dingin sejuk ini tidak pernah berhenti berhembus.

Goa Kongbeng yang berjarak 12 Kilometer dari jalan utama transkaltim di desa Muara Pantun dapat ditembuh selama 30 menit atau selama 4 jam lebih dari Ibukota Sangatta Kabupaten Kutai Timur menggunakan kendaraan roda empat dna roda dua

Goa ini dikenal sejak jaman kerajaan Mulawarman di Kutai Kartanegara, bahkan penduduk setempat meyakini kerap dijadikan sebagai tempat pemujaan oleh raja Mulawarman. hal itu bis adilihat dari adanya sebauh batu sisa patung yang sudah rusak dibungkus kain berwarna kuning setinggi 50 sentimeter.

Kondisi batu ini sudah rusak dan patah akibat termakan usia pahatan patung dewa hanya menyisahkan bagian dasar. Dibanding goa lainnya, goa kongbeng ini memiliki perbedaan tersendiri. Didalam goa udaranya sangat sejuk dan dingin dan dibeberapa bagian muncul cahaya-cahaya yang membuat dinding-dinding karst berubah mnenjadi warna kehijauan .

Hanya saja, meski memiliki segudang keindahan, namun goa ini terkesan tidak terawat karena kurang terpelihara. Banyak coretan-coretan pada dinding batu yang dilakukan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab(*)