Ditugaskan Kerja Malam Ratakan Tanah. Karyawan PT Sawa Di Busang Kutim, Paginya Ditemukan Tewas Disamping Alat Berat Grader.

0
191
Jasad Korban Ditemukan tidak jauh dari alat berat Grader yang ia gunakan untuk mengerjakan meratakan lahan. (foto:dok)

Liputankutim.com, Sangatta –  Seorang operator Grader karyawan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT Sawa di Kecamatan Busang Kabupaten Kutai Timur Kaltim, bernama Febrian Rahmad Sujianto (19) ditemukan meninggal dunia saat tugas malam, dibelakang alat berat Grader, pada Rabu, 31/07/2019.

Kepala Polisi Resort Kutai Timur Ajun Komisaris Besar Polisi ( Kapolres) AKBP Teddy Ristiawan mengatakan, korban adalah karyawan perusahaan PT Sawa yang sehari-hari bertugas sebagai operator alat berat ( Grader).

“Korban ditemukan di tempat kerjanya di Afdeling Golf block 21 Kecamatan Busang Kutai Timur. Tepatnya dibelakang Grader, Rabu 30/07/2019, pukul 06.30 wita”kata Kapolres, Kamis 01/08/2019.

Polisi dan Karyawan perusahaan berada dilokasi ditemukannya korban. (Foto:dok)

Kapolres AKBP Teddy Ristiawan didmapingi Kasat Resktim AKP Yuliansyah menceritakan kronologinya, bahwa, hari selasa,30/7, Febrian mendapat tugas dari mandornya Abdul Haris untuk kerja malam di hamparan timbunan.

“Saat melaksanakan kerjaany, semua diawasi Abdul Haris sebagai mandor, setelah memperbaiki hamparan timbuan, almarhum ditugasi lagi ke afdeling H,” terang Kapolres.

Saat melakukan pekerjaan di afdeling H, Febrian ditemani Fahri yang mengetahui kondisi jalan rusak yang harus diperbaiki . Setelah mendapat mengetahui titik lokasi jalan rusak, Febrian kembali mengantar Fahri ke barak setelah itu kembali memperbaiki jalan yang rusak.

            Namun pukul 06.30 Wita ketika Isep Rohana pergi ke kebun untuk memanen kelapa sawit, melihat Febrian dalam keadaan terlentang di belakang grader. Sepintas, Isep melihat dari hidung  Febrian mengeluarkan darah sehingga segera melapor ke asisstennya.

“Isep Rohana yang kali pertama melihat Febrian terbaring di tanah  dengan posisi terlentang, sementara dari hidung terlihat darah,” terang Kapolres lagi..

            Diduga Febrian mengalami kerja antara pukul 01.00 Wita hingga 06.30 Wita, karena seorang diri tidak ada yang membantu. Operator grader PT SAWA asal Dusun Selokurung Desa Kaumrejo Kecamatan Ngantang Malang ini, usai diperiksa di Puskesmas Muara Bengkal , langsung dimandikan dan dishalatkan oleh warga dan kerabat kerjanya di Long Lees Busang.

“Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan visum et refertum, sehinga jenazah Ferdian dibantu PT SAWA  dibawa ke kampung halamannya di Malang,” jelas Kasat Reskrim AKP Yuliansyah.

Keterangan lain yang diperoleh wartawan, di lokasi kejadian semua harta benda korban seperti HP masih ada. Namun, Febrian diduga meninggal dunia karena kecelakaan kerja. “Kalau kerja malam biasa dilakukan Febrian, karena perbaikan jalan rusak harus dilakukan agar aktifitas perusahaan bisa lancar(liku2/*)