DPC PPP Kutim Belum Proses PAW Anggota dan Ketua DPRD Menggantikan Encek Firgasih

0
25
H. Joni,SE,M.Si (kiri) dan H. Muhammad Zon Hatta (kanan) keduanya anggota DPRD Kutim Fraksi PPP (FOTO:Adi Sagaria)

 

SANGATTA (LIPUTANKUTIM.COM)- Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan ( DPC PPP) Kabupaten Kutai Timur belum mengusulkan pergantian antar waktu (PAW) dan pengganti Ketua DPRD Kutim

Sekretaris DPC PPP Joni mengatakan usulan pengganti antar waktu (PAW) dan nama calon Ketua DPRD dari Fraksi PPP hingga saat ini belum ada dan masih berproses.

Menurut Joni pihaknya masih menunggu plt baru bisa melakukan musyawarah untuk mencari siapa pengganti bunda UncekFirgasih dan siapa nama pengganti.

“Yang sampai sekarang belum ada nama, masih menunggu”kata Joni disela-sela mengikuti rapat paripurna dengan agenda tanggapan pemerintah terhadap raperda Laporan Keuangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2019 diruang sidang utama gedung DPRD Bukit, Selasa, 14/07/2020

Dijelaskan Joni, kalau pengganti antar waktu (PAW) itu tentu sesuai dengan daerah pemilihan. Karena bunda Encek Firgasih berasal dari Dapil 4 maka tentu penggantinya juga dari dapil 4.

“PAW yang gantikan bunda dari dapil 4, tidak bisa digantikan dapil lain. Kalau pengganti ketua DPRD itu belum ada juga karena menunggu plt. Kalau belum ada plt buntu kita ini, tidak bisa musyawarah “tambah Joni didampingi H. Zon Hatta anggota DPRD Fraksi PPP

Dilansir kompas.com, Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi dalam keterangan tertulis, memberhentikan Ketua DPRD Kutai Timur Encek Unguria dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP di Kutai Timur.

Hal ini merupakan imbas dari tertangkapnya Encek dalam rangkaian operasi tangkap tangan, Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) bersama suaminya yakni Bupati Kutai Timur Ismunandar pada Kamis (2/7/2020).

“Terkait kasus yang menimpa Ketua DPC PPP Kutai Timur Encek UR Firgasih, kami menghormati proses hukum di KPK. Sesuai Ad ART PPP bahwa kader yang terjerat kasus di KPK, langsung diberhentikan dari jabatannya,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi (liku1/)