DPRD Kutim Kawal Musrembang, Uce Prasetyo: Jalan dan Drainase Masih Prioritas. Kalau Gedung Belum.

0
52
Uce Prasetyo Anggota DPRD Kutim, menandatangani Berita Acara Musrembang Kecamatan Sangatta Utara, disaksikan Sekretaris Daerah Drs.H. Irawansyah, M.Si Camat Sangatta Utara, Basuni dan anggota DPRD lainnya, di BPU Kecamatan Sangatta Utara, Senin, 10/02/2020 (FOTO : Adi Sagaria)

SANGATTA, (LIPUTAN KUTIM )- Kehadiran para wakil-wakil rakyat di Musrembang tingkat kecamatan ini, untuk mendengar langsung penyampaian aspirasi dan usulan 5 program prioritas masing-masing Desa dan tiga program prioritas untuk Pemerintah Kecamatan.

Salah satu anggota DPRD Kutim, Uce Prasetyo Fraksi PPP menilai, gelaran Musrenbang sangat bagus, karena setiap desa mengajukan lima usulan yang dianggap prioritas.

Kami sebagai wakil rakyat, harus hadir langsung mendengar usulan masyarakat serta mendengar aspirasi mereka, sebagai masukan untuk dikawal dan nantinya dievaluasi mana yang betul-betul prioritas dan mana yang tidak terlalu prioritas..

” Ya baguslah, tapi tentu nanti ada proses, kalau ini kan dari bawah keatas, bisa saja nanti ada yang tidak prioritas”kata Uce Prasetyo saat menghadiri Musrembang Kecamatan Sangatta Utara, Senin, 10/02/2020

Menurut Uce Prasetyo, ada beberapa yang menjadi prioritas jalan dan drainase itu yang prioritas. Dan kalaupun nanti ada yang belum terealisasi seperti gedung itu belum bisa prioritas.

“Jadi kalau menurut saya, jalan dengan drainase arah poros Kabo itu benar prioritas. Kapi kalau gedung saya kira belum prioritas”kata Uce panggilan akrab Uce Prasetyo, usai menghadiri Musrembang Sangatta Utara.

Selain itu, kata Uce,salah satu usulan yang juga sangat prioritas adalah jalan kanal itu setuju sekali. Hanya saja pagunya tidak masuk akal.

Pasalnya, jelas dia, programnya kan peningkatan jalan sepanjang 800 meter dengan lebar empat meter dengan anggaran yang diusulkan Rp400 juta.

“Jalan kanal itu setuju sekali, hanya saja pagunya ga masuk akal, karena peningkatan jalan 800 meter lebar 6 meter dengan anggaran yang diusulkan 400 juta itu ga masuk akal. Itu pagunya tidak rasional”tegas Uce (ADV/LIKU1/*)