DPRD Kutim, Drs.H.Sobirin Bagus Tak Sependapat Bom Teroris Makassar

0
25
Drs. KH. Sobirin Bagoes,M.AP Anggota DPRD Kutim Periode 2019-2024 (FOTO:Adi Sagaria)

Sangatta, Liputankutim.com- Peristiwa pengeboman bunuh diri teroris  gereja Katedral di makassar Sulawesi Selatan mendapat kecaman dari berbagai pihak, sebagai perbuatan yang tidak menusiawi yang dilarang agama manapun.

Kejadian bom bunuh yang dilakukan oleh pasangan suami istri itu mendapat kecaman dan kutukan salah anggota DPRD Kutai Timur H. Sobirin Bagus, saat dihubungi Media Online Liputankutim.com

“Apapun alasannya itu tidak benar. Jadi saya tidak sependapat dan mengutuk perbuatan ini”kata H.Sobirin Bagus anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB), Minggu, malam, 28/03/2021.

Menurut H.Sobirin Bagus yang saat ini masih mengambil S3 Jurusan Agama Islam di Univesritas Islam Malang (UIM) Jawa Timur, bahwa bangsa Indonesia yang hidup dalam keberagaman Bhinneka Tunggal Ika, harus membangun kebersamaan antar umat beragama.

Artinya bagaimana membangun kebersamaan antar umat beragama. Karena, perbedaan itu sudah kehendak Allah, kehendak yang maha kuasa. Jadi kalau komentar saya terkait bom bunuh diri di Gereja Katetral Makassal Sulawesi Selatan saya sangat tidak sependapat.

  1. Sobirin yang juga mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Cabang Kutai Timur ini sangat berharap mudah-mudahan di Kaltim khusus di Kutai Timur tidak terjadi hal seperti ini.

Apalagi kita kan multi etnis, multi agama atau Indonesia miniatur.Umat Islam tidak boleh menyakiti non mulsim dan itu diperlihatkan Nabi Muhammad, ketika Madinah dikuasai Nabi Muhammad beliau menjamin keamanan dan keselamatan non muslim.

“Itu artinya orang islam tidak boleh menyakiti orang non mulim apalagi menyakiti bahkan membunuh sesama orang muslim”katanya (adv/liku1/3)