Gelar Manasik Akbar, Green Warrior Borneo Bekali Calon Jamaah Umroh

0
95

Liputankutim.com – Komunitas Green Warrior Borneo melalui program Green Ihram Baitullah, dalam waktu dekat akan memberangkatkan sebanyak 100 lebih calon jamaah umroh ke tanah suci. Sebelum berangkat, para calon jamaah lebih dulu diberikan bekal berupa penjelasan dan bimbingan yang dikemas dalam kegiatan manasik umroh akbar, bertempat di Masjid Agung Al Faruq, Bukit Pelangi, Minggu (23/12/2018) lalu.

Rencananya para peserta yang seluruhnya berasal dari wilayah Kutai Timur (Kutim) bakal diberangkatkan pada 1 dan 15 Januari.

Para calon jamaah umroh saat itu begitu antusias mengikuti manasik. Selain dibekali dengan teori tentang pelaksanaan ibadah umroh, para peserta manasik juga langsung mempraktikkan thawaf dan sa’i sesuai syariat dengan mengelilingi kakbah replika. Kemudian Dilanjutkan pemberian materi mengenai “Gerakan Infaq Beras”.

Kegiatan tersebut tentunya terasa spesial, sebab dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi yang hadir sebagai penceramah serta dihadiri pula Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutim Irawansyah.

Ketua Komunitas Green Warrior Borneo, Ustadz Suyono menjelaskan, program ini sekaligus mengkampanyekan penanaman hutan kususnya dengan menanam pohon jabon yang merupakan pohon asli Indonesia oleh Komunitas Green Warrior.

“Kita masih ada menanam pohon jabon di wilayah Bandung Jawa Barat. Para calon jamaah umroh yang mendaftar melalui komunitas green warrior yaitu program green ihram baitullah, secara otomatis mereka sudah menginfakkan 5 pohon jabon untuk dikelola dan tentunya sebagai sedekah oksigen,” jelasnya.

Sementara itu, Seskab Irawansyah berpesan, melalui manasik ini para calon jamaah umroh dapat mengetahui gambaran saat berada di Makkah. Untuk itu apa yang sudah dijelaskan oleh para pembimbing, Irawan berharap ketika berada di Makkah nantinya, para jamaah semata-mata untuk beribadah, memperbanyak sholat dan berdoa.

“Tak kalah penting, agar mendoakan daerah Kutai Timur agar selalu tetap dalam keadaan aman dan kondusif serta masyarakatnya makmur, supaya bisa berangkat mengikuti jejak hadirin sekalian,” pesan Irawansyah.

Sedangkan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dalam tausiyahnya banyak berbagi pengalaman saat dirinya menunaikan ibadah umroh dan haji. Dari pengalaman yang diberikan, ada beberapa hal penting yang dapat diambil sebagai pelajaran bagi calon jamaah umroh.

“Pertama niatkan ketanah suci, yang kedua tumbuhkan rasa rindu kepada rasulullah sehingga ada keinginan kuat mengunjungi makam rasulullah, wujud dari pada itu adalah bersholawat, yang keempat adalah menabung, selanjuntya belajar manasik untuk mempersiapkan diri, kemudian bersedekah dan ketujuh adalah berdoa,” terang Hadi menguraikan setiap hal tersebut.

Komunitas Green Warrior Borneo memberikan kemudahan bagi jamaah untuk menunaikan ibadah umroh yang dapat dibayar cash, cicil gratis. Dimana setiap jamaah yang berangkat lewat program ini, sudah ikut mendonasikan 5 pohon untuk penghijauan dan mendapat produk Inovatif dari PT Global Media Nusantara seperti jam tangan kayu jabon dari program Hutan Tanaman Rakyat. (hms10)