Gelombang Tinggi, Nelayan Di Kenyamukan Tak Melaut

0
74
Kapal-Kapal Milik Nelayan Ini Harus Ditambatkan Muara Kenyamukan Sangatta Kutai Timur. Nelayan tak berani melaut akibat gelombang tinggi dan mengancam jiwa mereka, Minggu,06/01/2019. FOTO:Adi Sagaria

liputankutim.com – sejak sepekan awal Janauri 2019, ratusan nelayan di dusun VIII Kenyamukan Desa Sangatta Utara Kutai Timur harus ikhlas menaikan kapal motor dan perahunya ke darat disekitar rumah. Nelayan tak ada berani melaut akibat gelombang besar melanda perairan wilayah itu.

Sejumlah nelayan menyebutkan gelombang besar itu bisa saja datang tiba-tiba dan mengakibatkan kapal perahu digulung gelombang dan mengancam nyawah nelayan yang mencari ikan.

“Kalaupun ada nelayan melaut itu hanya disekitar pantai tak jauh dari daratan. hanya mencari ikan 1 atau 2 jam kemudian kembali. Kalau keluar sampai jauh tidak ada”kata Aco nelayan di kenyamukan yang ditemui, minggu, 06/01/2019

Dijelaskan Aco kondisi ini sudah terjadi sepekan ini, dan gelombang besar pun tidak bisa di perkirakan sampai kapan. Sehingga untuk sementara para nelayan disini putuskan tak melaut keluar terlalu jauh.

Pernyataan sama juga dikapatan Mansur yang memiliki kapal motor yang diikat talinya ditiang rumah miliknya. Mansur bahkan mengatakan sudah lebih dari satu minggu tak melaut, karena tidak mau mengambil resiko saat gelombang tinggi dan besar.

“Gelombangnya bisa datang tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda seperti hujan dan cuaca. Ini musim utara yang memang musim gelombang yang berbahaya”katanya ditemui dirumahnya saat dirinya membersihkan kapalnya,Minggu,06/01/2018

Menurutnya, sambil menunggu cuaca normal dan gelombang redah saya merawat kapal, membersihkan dan menyiapkan bahan-bahan ke laut nantinya, seperti alat pancing, tali dan kebutuhan lainnya.( liku1)