Hadapi Covid-19 Pemkab Kutim, Staf Dibebaskan Kerja Dirumah Hingga 30 Maret

0
92
Sekretaris Daerah Drs.H.Irawansyah,M.Si yang juga Ketua Umum Satgas Penanganan Covid-19 Kutai Timur, mengenakan masker saat acara Konfrensi Pers di lantai II Ruang Tempudau Kantor bupati, Selasa, 24/03/2020 (FOTO :Adi Sagaria)

 

SANGATTA ( LIPUTAN KUTIM ) – Pemkab Kutai Timur dalam menangani kasus Virus Corona, menerapkan jam kerja tertentu bagi Aparatus Sipil Negara (ASN), terutama pejabat tekhnis dan pegawai staf biasa.

Sekretaris Daerah, H.Irawansyah, menyatakan, bagi pejabat tekhnis seperti pelayanan itu bekerja dengan jam tertentu yakni sampai jam 12 kemudian boleh pulang dan bekerja dirumah. Sedangkan pegawai staf biasa dibebaskan untuk kerja dirumah

“Pejabat tekhnis dan pelayanan perijinan bekerja sampai jam 12.00 wita, kalau kesehatan vekerja seperti biasa. Dan pegawai staf biasa kita bebaskan untuk kerja dirumah saja”kata Sekda Irawansyah menjawab pertanya wartawan dalam acara Konfrensi Pers dengan bupati terkait Virus Corona ( Covid-19, yang berlangsung diruang Tempudau, Kantor bupati, Selasa, 24/03/2020, pukul 09.30 Wita.

 

Sekda Irawansyah yang juga Ketua Umum Satuan Tugas ( Satgas) Covid-19 Kutim, mengatakan penerapan jam kerja tertentu tidak saja pejabat tekhnis dan pelayanan perizinan serta kesehatan, namun dirinya juga melakukan hal yang sama.

“Sama seperti dengan saya ini habis tanda tangan berkas ssaya pulang dan bekerja lagi dirumah. Begitu juga pelayanan tehnis seperti perizinan kerja sampai jam 12 siang dan pelayanan bekerja seperti biasa”jelas Sekda Irawansyah.

 

Batasan kerja pegawai dilingkungan Pemkab Kutai Timur menurut Irawansyah, bedasarkan Surat Edaran Bupati Kutai Timur berlaku selama 14 hari kerja atau sampai 30 maret 2020.

 

Selain menerapkan jam kerja tertentu bagi ASN pejabat tekhnis, menurut Sekda Surat Edaran bupati juga ditujukan kepada pengusaha Tempat Hiburan Malam (THM) dan kepada perusahaan yang ada.

Surat Edarab Pemkab Kutai Timur yang bernomor: 180/16/HK.PPU/III 2020 ditanda tangani Bupati Ir.H.Ismunandar,MT  tentang ditetapkannya covid-19 sebagai pandemic oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam Surat Edaran itu seluruh warga masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaann dini dengan berperilaku pola hidup sehat dan menghindari perjalanan tidak penting.

Dalam surat edaraan juga di minta kepada para Camat,Lurah dan Ketua RT agar melaporkan apabila mengetahui warganya yang kembali melaksakanakan perjalanan diluar negeri dan atau tempat lain yang terkjangkrik virus corona

Surat Edaran Bupati menghentikan sementara kegiatan Pemkab Kutim maupun pihak lainnya yang melibatkan massa, dan menyiagakan fasilitas layanan kesehatan dengan mengikuti ketentuan dari Dinas Kesehatan.

Hadir dalam acara konfrensi Pers antara lain Bupati Ismunandar, Sekda H.Irawansyah, Kadis Kesehatan H. Bahrani, Kepala BPBD Syafrudin Syam,Dandim 0909/SGT Letkol Czi Pabate, Kabag Ops Polres Kutim Kompol Rizky, Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra H.Suku Buwono dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab Imam Sujono Lutfi dan sejumlah wartawan dari berbagai media online, catak, radio dan televisi.(ADV/LIKU1/*)