Kadis Kominfo Kutim Sudah Usulkan Pembangunan Menara Telkomsel Tiga Desa

0
30

Suprihanto Kepala Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik (Diskominfoperstik) Kabupaten Kutai Timur (FOTO :Adi Sagaria)

SANGATTA- Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Persandian dan Statistik (Diskominfoperstik) Kutai Timur (Kutim) Suprihanto mengatakan jika Kutim masih perlu tambahan menara jaringan telekomunikasi untuk mengatasi blank spot di kecamatan pedalaman. Seperti Busang, Batu Ampar dan Sandaran,

“Per kecamatannya, semua sudah terjangkau. Tapi untuk desa-desa, banyak yang belum terjangkau alat komunikasi khususnya di Pedalaman. Namun tahun ini Kutim sedikit lega, Pemprov Kaltim rencananya akan membangun tiga menara komunikasi untuk mengurangi blank spot di beberapa desa,” jelas kata supriyanto diruang kerjanya, 24 Maret 2020

Pembangunan menara nantinya menggunakan dana Bantuan Keuangan (bankeu). Lokasinya akan dibangun di Kecamatan Sandaran di Desa Manubar, Batu Ampar di Desa Beno Harapan, dan Sandaran di Desa Rantau Sentosa. Suprihanto menambahkan jika pembangunan menara telekomunikasi ini nantinya, bisa menjadi pembuka komunikasi bagi warga setempat yang selama ini berada di daerah blank spot. Tujuannya jika sudah terpasang, hubungan antar kecamatan dan desa setempat bisa terjangkau dengan komunikasi seluler.

Suprihanto menjelaskan, saat ini sudah 60 desa di 18 kecamatan yang masih blank spot. Namun karena anggaran terbatas, keinginan upaya mengatasi hal tersebut belum maksimal. Diskominfo hanya terus berkomunikasi dengan Pemprov Kaltim, terutama dengan Bappeda Kaltim agar memberikan anggaran untuk membangun lagi menara telekomunikasi di desa-desa yang belum terjangkau jaringan komunikasi.

“Kami sudah usulkan penambahan pembangunan menara baru. Semua data lokasi desa blank spot sudah kami serahkan ke Pempov (Kaltim). Dengan harapan bisa dibangun setidaknya beberapa tower yang bisa menjangkau desa-desa untuk memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat,” katanya ( ADV/liku1/*).