Kapolsek Kongbeng Makin Beringas, IRT Disikat Simpan Sabu 19 Poket Siap Edar

0
19
LS ibu rumah tangga terbukti menimpan narkotika jenis sabu 19 poket siap edar kini ditahan polisi kongbeng (foto:dok)

Miau Baru, Liputankutim.com, – Kapolsek Kongbeng Iptu Satria Yudha semakin garang dan beringas tanpa pandang bulu dan profesi. Siapapun akan disikatnya.

Seperti yang dilakukannya siang bolong, senin 7/6 sekitar pukul 15.30 wita Kapolsek Kongbeng Iptu Satria Yudha bersama tim menggerebek seorang ibu rumah tangga berusia 41 tahun disebuah rumah di jalan Pahlawan RT 24 Desa Marga Mulya.

“Dalam penggerebekan itu ditangkap seorang wanita berinisial LS dengan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 19 poket dengan berat 8,75 gram siap edar”kata Kapolres Welly Djatmoko di Sangatta, Selasa, 8/6

Menurut Kapolres menangkap LS dengan barang bukti 19 poket sabu seberat 8,75 gram siap edar, polisi juga menyita satu pak plastik klip pembungkus sabu.

Kemudian Satu buah kotak plastik yang dililit lakban warna hitam,Satu unit HP VIVO warna ungu. Satu unit HP Samsung lipat warna putih.Satu buah Sapu motif loreng tempat menyimpan shabu dan satu buah sapu warna biru tempat menyimpan sabu.

Kapolres AKBP Welly Djaktmoko menjelaskan, penggeberekan dan penangkan tersangka bernisial LS ini terkait dengan suaminya bernisial H.

Tetapi suaminya sudah lebih dulu ditangkap polisi , namun atas pengembangan yang dilakukan, polisi mengtehaui jika masih ada menyimpan sabu dirumahnya.

Saat penggeberakan dilakukan polisi menemukan sabu didalam sapu motif loreng yang digantung didinding kamar mandi, dan empat poket sabu yang ditemukan diatas dinding kamar mandi didalam kotak plastik yang dililit lakban warna hitam.

Satu pak plastik yang ditemukan dibawah lemari dapur dan satu buah timbangan digital yang ditemukan di samping kos-kosan LS).

Kini tersangka sudah ditahan di Mapolsek Kongbeng untuk diproses penegakan hukum.

“LS melanggar pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009, Tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara”katanya (liku1/*)