Ketua DPRD Kutim dan Dirut PDAM Akan Bahas Pembangunan Air Bersih Di Ngayau dan Senambah

0
214
Ketua DPRD Kutai Timur Joni,S.Sos ( kiri) berbincang dengan direktur utama Perusda PDAM Tirta Tuah Benua Suparjan dan Yayan Nuriana Kepala Bagian Perencanaan PDAM Tirta Tuah Benua, usai mengikuti Musrembang Kecamatan Muara Bengkal, Selasa, 16/03/2021 (FOTO: Toyib)

 

Sangatta, liputankutim.com – Air bersih yang merupakan kebutunan dasar masyarakat menjadi perhatian serius Ketua DPRD  Kutai Timur Joni, saat mengikuti musrembang diwilayah hulu Kutai Timur.

Menurut Ketua DPRD Joni, seperti hari ini saat musrembang kecamatan Muara Bengkal, warga desa Senambah dan Desa Ngayau melalui kepala desanya mengusulkan untuk dibangun Instalasi Pengolahan Air ( IPA) disana

“ Desa Ngayau dan Senambah mengusulkan pembangunan air bersih, selain listrik dan pertanian”kata Ketua DPRD Kutim Joni, S.Sos saat dihubungi melalui ponsel pribadinya, usai mengikuti musrembang didaerah ini, Selasa, 16/03/2021

Dia mengatakan permintaan warga desa ngayau dan desa senambah melalui musrembangcam untuk dibangun tahun 2022 nanti akan menjadi perhatiannya dan akan dibahs Bersama pemkab dan PDAM Tirta Tuah Benua

“Saya kita air bersih ini patut diprioritaskan untuk direalisasikan “ujarnya Ketua DPRD Joni yang saat itu bersama dengan direktur Perusda PDAM Tirta Tuah benua Suparjan yang juga ikut serta dalam musrembangcam

Dirut Perusda PDAM Tirta Tuah Benua Ir, Suparjan tiba di Gedung Desa Sepaso untuk menghadiri dan mengikuti Musrembangcam Bengalon, Selasa,10/03/2021 (FOTO:Adi Sagaria)

Ketua DPRD Joni yang merupakan politisi senior dari Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Kutim ini mengatakan, usulan desa Ngayau dan Senambah untuk air bersih ini, akan saya bahas nanti bersama Pemkab Kutim dalam hal ini Bupati dan Dirut Perusda PDAM Tirta Tuah Benua.

Sementara Dirut Perusda PDAM Tirta Tuah Benua Suparjan diketahui ikut melakukan kunjungan kerja selama pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrembagncam di 18 Kecamatan Se-Kutai Timur yang dimulai di Rantau Pulung 10 Pebruari.

Sebelumnya Dirut PDAM Suparjan menjelaskan tahun 2021 hingga 2022 akan melakukan pembangunan dan penambahan produksi air dibeberapa Desa dan Kecamatan.(ADV/liku1/*)