Ketua DPRD kutim Joni, S.Sos., Dorong Pemerintah Dapat Tingkatkan PAD Dari Sektor Sawit

0
105
ketua DPRD kutim Joni,S.sos

Sangatta, Liputan Kutim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode tahun 2021 hingga 2026 mendatang. Dalam hal itu, Fraksi-fraksi DPRD Kutai Timur banyak memberikan usulan untuk mendongkrak PAD di wilayah Kutim.

Dalam hal ini, Ketua DPRD Kutim Joni, S.Sos., Mendorong Pemerintah agar dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) melalui pemungutan retribusi untuk perusahaan perkebunan kelapa sawit Di Wilayah Kutim, Sebab Potensinya masih sangat besar.

“Karena selama ini peroses pengangkutan CPO tersebut biasanya dibawa menuju pelabuhan itu melewati jalan pemerintah.

Sehingga berpotensi menyebabkan kerusakan jalan. Kemudian justru pemkab sendiri yang turun tangan memperbaiki jalan rusak  tersebut,” Tutur Joni.

Dalam hal ini, Joni ‘ Mengharapkan adanya Retribusi dari perusahaan kelapa Sawit Misalnya retribusi parkir yang memerlukan pengelolaan kembali, “Dan retribusi timbangan bagi kendaraan pengangkutan CPO atau buah kelapa sawit.

“ Untuk saat ini kita pelajari  dulu bagaimana mekanismenya, yang jelas pembuatan peraturan Daerah (Perda)  yang tepat, Untuk retribusi terhadap perkebunan Sawit Yang ada diwilayah Kutai Timur sekarang ini, Tutur Joni, Via Telp selular Pada media Online LiputanKutim.com. Minggu (25/04/2021).

Joni Juga menyampaikan, Sekarang ini  pengangkutan crude palm oil (CPO) hasil pengolahan kelapa sawit perusahaan tersebut juga menggunakan kendaraan pengangkut yang disediakan masyarakat. Itu artinya, secara tidak langsung perusahaan kelapa sawit telah menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sekitar. Terang joni.

Kita lihat dari permasalahan ini, Ada beberapa kategori retribusi yang dapat diberlakukan untuk perusahaan perkebunan Kelapa Sawit tersebut, Sehingga pemerintah Kabupaten Kutai Timur  juga mendapat keuntungan untuk meningkatkan PAD Kutim Sendiri. Harapnya. ( IVN/Liku1/*)