Ketua DPRD Kutim Setuju Penghentian Proyek Tahun Jamak 2019

0
95
Ketua DPRD Kutai Timur, H.Mahyunadi,SE. (Foto Adi Sagaria)

LiputanKutim.com, SANGATTA – Ketua DPRD Kutai Timur Mahyunadi mengatakan dirinya setuju dengan penghentian proyek-proyek multi yeasr ( tahun jamak) tahun anggaran 2019 ini. Kalau melihat keuangan saat ini tidak mampu membiayai proyek multiyeasr sehingga dihentikan dulu.

Menurut Mahyunadi penghentian proyek tahun jamak ( multi yeasr) tahun anggaran 2019 ini, merupakan dampak dari defisit tahun anggaran 2018 sebesar Rp700 miliar.

“Iya karena defisit tahun lalu,maka asumsi saya tahun ini tidak banyak ptoyek baru. Bahkan multi years saya setuju dihentikan sementara waktu”kata Ketua DPRD Mahyunadi belum lama ini.

Bahkan, menurut Mahyunadi anggota Fraksi partai Golkar ini,untuk proyek multi years, kalau memang perlu bisa dihentikan, dibayar sesuai dengan progres.

Karena kata dia lagi, proyek multiyear itu masalah kebutuhan, sehingga bisa saja dihentikan sementara.
“Tetapi ketika nanti keuangan daerah kembali membaik dan pemkab telah memiliki anggaran cukup proyek multi years ( tahun jamak) bisa dilanjutkan kembali” kata Mahyunadi yang pernah menjadi Ketua DPD KNPI Kutai Timur dan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI) Kutai Timur.

Mahyunadi juga mengakui, bahwa tahun 2019 ini saja, pemkab kutim akan fokus membayar utang. Untuk utang tahun 2016-2017 saja, pemerintah, berdasarkan kesepakatan dengan DPRD, dibayar di triwulan pertama yang nilainya ratusan miliar rupiah. Itu diluar utang multi years, yang memang sudah berjalan.

“Karena adanya utang baru karena defisit tahun 2018, yang tentu juga akan dibayar, sehingga anggaran untuk bayar utang di tahun 2019, makin banyak,” katanya.(adv/liku2)