Ketua Harian Porkab Jelaskan Polemik Anggaran Rp8 Miliar

0
25
Hefnie Armansyah,S.TP (kiri) Ketua Harian Porkab I Kutim 2020 (kiri baju batik) dan Heriansyah Masdar Ketua Umum Koni Kutai Timur saat keduanya hadir dalam Rakor membahas persiapan Porkab yang berlangsung di Aula Dispora, Sangatta, 02/03/2020 (FOTO:Adi Sagaria)

 

SANGATTA ( LIPUTAN KUTIM ) – Anggaran Rp8 miliar yang dialokasikan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga (Porkab) ke I Tahun 2020 masih menjadi polemik.

Hal itu dikatakan Ketua Harian Porkab I Kutim Hefnie Armansyah saat pimpin rakor bersama Panitia, Koni, Dispora, camat Korcam dan Ketua Cabor di Aula Dispora, 02/03/2020.

Menurut Hefnie Armansyah, sejak awal dimunculkan ke publik, dana Rp8 miliar itu memang hitungannya besar, tetapi kalau melihat dengan 18 Kecamatan jika dihitung dengan segala makan, itu justru sangat kecil.

“Saya justru melihat angka Rp8 miliar ini sangat kecil dan tidak memadai dengan 18 Kecamatan peserta”tegas Hifnie didepan seluruh peserta rakor yang berlangsung mulai pukul 14.00 Wita.

Dijelaskan, dengan angka Rp8 miliar kalau untuk mensubsisi ibu dan bapak serta peserta dan panitia pertandingan ditambah dengan cabang olahraga yang ada, rasanya agak berat.

Jadi masukan saya kepada ketua , bahwa kami akan bantu nanti dari sisi anggaran di perubahana, APBD Perubahan, namun biasanya kalau anggaran perubahan biasanya ditalangin dulu.

Karena anggaran perubahan baru akan disahkan sekitar bulan agustus keatas. Tetapi saya sarankan juga agar Camat bisa ada inisiatif untuk mencari dilain misalnya perusahaan yang ada.

“Tetapi saya setuju dengan saran Ketua Koni tadi agar tidak memaksakan juga, kalau hanya mampu tiga cabor diikuti atau hanya dua cabor,jangan dipaksakan”katanya (ADV/liku)