Ketua Kutim DPRD Joni, Hadiri Pembukaan Musrembangkab Kutim 2022

0
15
Ketua DPRD Kutim Joni,S.Sos ( dua dari kanan) bersama Bupati Kutim Drs.H.Ardiansyah Sulaiman dan Sekda dan Kepala Bappeda Kutim (FOTO: ist)

Sangatta, Liputankutim.com,- Ketua DPRD Kutim Joni menghadiri acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrembang) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022 resmi dimulai diruang Meranti Setkab, pada Senin,12/04/2021

Pelaksanaan Musrenbang Kabupaten dalam rangka RKPD Kapubaten Kutai Timur 2022 secara resmi dibuka langsung Bupati Ardiansyah Sulaiman, selaib dihadiri Ketua DPRD Kutim juga Wakil Bupati, beserta Forkopinda

Selain itu juga hadir anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sekda Kab.Kutai Timur, Staf Ahli Bupati dan Para Asisten, Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Seluruh perangkat daerah di Kabupaten Kutai Timur, Seluruh Camat dan Kepala Desa, Akademisi Perguruan Tinggi, Perwakilan Perusahaan, Dunia usaha dan perbankan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, LSM, Asosiasi Profesi, dan Kalangan Praktisi maupun Akademisi, dan seluruh stakeholder terkait.
Dalam sambutannya Bupati Ardiansyah mengatakan, rangka penyusunan RKPD Tahun 2022 ini, dirinya meminta kepada seluruh pimpinan dan aparatur di perangkat daerah serta seluruh stakeholder menyatukan tekad dan langkah untuk bersama-sama mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Kutai Timur “Menata Kutai Timur Sejahtera untuk Semua”

Berdasarkan isu-isu strategis dan RPJMD Kabupaten Kutai Timur tahun 2006-2025 serta Ranwal RPJMD Kabupaten Kutai Timur 2021-2026, serta memperhatikan rancangan tema Pembangunan Nasional dan Provinsi Kalimantan Timur 2022 dengan menggunakan pendekatan Holistik-Tematik, Integratif, dan Spasial. Maka tema yang di usung Pemerintah Kabupaten Kutai Timur adalah

“Peningakatan Infrastruktur Dasar untuk mendukung Daya Saing Ekonomi Daerah”. Dengan prioritas pembangunan pada tahun 2022 diarahkan pada, Peningkatan Infrastruktur Dasar; Pemantapan aksesibilitas, peningkatan pemerataan dan kualitas layanan Kesehatan; Peningkatan kualitas layanan Pendidikan; Pemantapan tripe-agro : Agribisnis, Agroindustry dan Agrowisata; Peningkatan ketahanan pangan yang berkelanjutan; Tata Kelola pembangunan daerah yang adaptif menuju “Smart City”; Kesiapsiagaan dan mitigasi berbagai bencana serta terecovery pasca pandemic Covid-19.(ADV/liku/*)