KPC Bantu Air Bersih Ratusan KK Warga Bukit Kayang Sangatta.

0
68
Darso Ketua RT 28 Bukit Kayang Desa Singa Gembara Kecamatan Sangatta Utara. (Foto: Adi Sagaria)


Liputankutim.com, Sangatta – PT Kaltim Prima Coal (KPC) sejak satu minggu terakhir menyalurkan bantuan air bersih kepada ratusan Kepala Keluarga (KK) warga yang kesulitan air akibat kemarau di RT 27 dan RT 28 Bukit Kayang Desa Singa Gembara Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur

PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang merupakan Perusahaan tambang batubara kebanggan masyarakat Kutai Timur itu, memberikan bantuan air bersih secara cuma-cuma kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mencari air yang layak untuk dikonsumsi


“KPC mempersilahkan warga kami mengambil air bersih yang siap minum di samping Telkom. Kita dijatah 1 tandon isi 1.200 liter setiap hari”kata Darso Ketua RT 28 Bukit Kayang, saat ditemui Liputankutim.com, Minggu, 28/09/2019.


Menurut Darso, bantuan air kami dapatkan setelah sebelumnya kami mengajukan proposal ke KPC untuk diberikan air dan ditanggapi positif. Kemudian atas rapat bersama dengan Ketua – ketua RT di kantor External KPC di Swargabara beberapa hari lalu


“Dengan adanya bantuan air dari KPC maka warga saya yang jumlahnya 90 Kepala Keluarga (KK) bisa mendapatkan air bersih yang bisa diminum”kata Darso.


Hal sama juga dikatakan Susilowati Ketua Rt 27 yang ditemui sebelumnya, bahwa KPC bersedia membantu air bersih untuk warganya, dengan catatan air diambil sendiri di WTP samping telkom.


“Kami dibantu KPC air bersih yang bisa langsung minum, ya alhamdulillah”kata Susiloawati ketua RT 27 dirumahnya di jalan tanjung bara.


Salah satu yang mendapatk bantuan air bersih adalah Sutopo (63) mengaku bersyukur mendapat bantuan air minum dari KPC, karena selama musim kemarau ini dirinya sulit mendapatkan air.


Karena meskipun banyak dijual tapi jauh di Sangatta, itu juga harus bayar Rp7 ribu per galon, sedangkan kalau beli 1 tandon harus bayar Rp80 ribu.


“Sedangkan bantuan dari KPC kan gratis, saya dijatah 2 jerigen air bersih setiap hari. Alhamdulillah”kata Sutopo didampingi istrinya Munirah yang saat ditemui, minggu 28/09/2019 sedang menggali sumur dilahannya untuk mendapatkan air (liku1/*)