KPC Klarifikasi THM dan Prostitusi, Dikawasan Perumahan Elit Batu Putih dan Tanjung Bara

0
585

Liputankutim.com, Sangatta – Manajemen PT Kaltim Prima Coal (KPC) mengklarifikasi adanya aktivitas Tempat Hiburan Malam (THM) dan Porstitusi dikawasan perumahan elit di kawasan batu putih dan tanjung bara, Sangatta Kutai Timur.

Wawan Setiawan, General Manager External Affairs and Sustainable Development (GM ESD) mewakili PT Kaltim Prima Coal (KPC) menegaskan,,bahwa tudingan itu tidak cukup dibuktikan, karena apa yang dimaksud THM dan Portitusi benar.  

“Pernyataan Plt Kepala Satpol PP Pemkab Kutim menjadi berita diberbagai media itu fitnah,dan KPC sangat kecewa”kata GM ESD Wawan Setiawan, saat memberikan keterangan pers di Tanjung Bara, Selasa, 02/07/2019.

Plt Kepala Satpol PP, kata Wawan Setiawan, secara detail menyebutkan, bahwa tanjung bara dan batu putih menjadi tempat dugaan terjadinya porstitusi terselubung. Ini mengindikasikan bahwa tempat yang katanya tertutup oleh banyak orang itu, ternyata indikasi ada porstitusi

“Sekarang sudah terjadi keresahan ibu-ibu yang ada dan mendampingi kami suami-suami yang bekerja di KPC. Inilah makanya hari ini kami mengudang wartawan untuk melihat dari dekat kawasan batu putih dan tanjung bara yang sebenarnya.

Padahal, kata Wawan, di tanjung bara dan batu putih ini, selain ada penduduk manajemen KPC juga terdapat tiga RT, yakni RT 30, RT 31 dan RT 32. Dan saya sebagai Kepala Dusun Tanjung Bara selama 11 tahun. Sehingga saya mengetahui betul apa yang terjadi di tanjungbara dan batu putih.

Kondisi inilah sehingga mendorong KPC untuk bertindak dan saat ini KPC sedang membahas apakah akan melakukan proses hukum terhadap yang bersangkutan,terutama orang terkait langsung dengan sumber berita.

“Itu yang sekarang sedang dipertimbangkan dari sisi legal kepada Plt Kepala Satpol. Sedangkan media yang menyiarkan punya jalur khusus yakni Dewan Pers. Sementara wartawan perlu bertanggung jawab dalam menulis. Namun tugas wartawan hanya menulis dari sumber berita yang dia kumpulkan”kata Wawan didampingi Manager External Fely Lung dan Silvester Pantur Suverpisor Media.

Wawan Setiawan, General Manager External Affairs and Sustainable Development (GM ESD) mewakili PT Kaltim Prima Coal (KPC) didampingi Fely Lung Manager External (kiri belakang dan Silvester Pantur Suverpisor Media ( Kenan belakang) FOTO: Adi Sagaria.

Dalam pernyataannya, GM ESD Wawan Setiawan mengajak wartawan jika belum puas melakukan peliputan dikawasan tanjungbara dan batu putih, silahkan datang lagi kapan saja, siang atau malam bahkan subuh kami akan damping.

Sementara Khudori GM HR  mengatakan, tanjungbara dan batu putih merupakan pemukiman, Tanjung bara merupakan tempat tinggal yang single dan ada juga perumahan dengan disiapkan segala sesuatunya. Kalau batu putih khusus untuk perumahan yangb berkeluarga.

“Bisa dibayangkan kalau ditempat dimana keluarga kami tinggal, dan kami mengijinkan adanya Tempat Hiburan Malam (THM) itu yang sangat tidak masuk akal. Sama saja kami menciptakan keluarga dan lingkungan yang tidak kondusif”jelas Khudori kepada Jurnalis Liputankutim.com

Hal sama juga dikatakan Mashur Site Manager PT Imari, bahwa semua tempat bar yang dibangun sudahb tidak ada lagi sejak beberapa tahun.” Tidak berfungsi lagi atau tutup total”katanya.

Sedangkan bar dan restoran yang ada saat ini itu di Wisma Raya hanya untuk makan dan di Mess tanjung bara itu hanya tempat makan saja, yakni makan dinner/lunch dan snack mill dan tempat pertemuan

“Sedangkan Hiburan malam dan porstitusi itu tidak ada, hanya fitnah yang tidak bisa dipertanggung jawabkan”kata Mashur.

Hadir diacara tersebut, masing-masing, Wawan Setiawan, General Manager External Affairs and Sustainable Development (GM ESD) mewakili PT Kaltim Prima Coal (KPC), Khudori General Manager Human Resource (GM HR), M. Dabuke Letu Laut (P) Pas Op Lanal Sangatta, Mashur Site Manager IMARI, Deddy Sudarwandi Manager Security, Fely Lung Manager External, Silvester Pantur Suverpisor Media (liku1/*)