KPK Panggil Lagi 11 Saksi Terkait OTT Ismunandar, Hari ini, Jumat 24 Juli

0
42

SANGATTA, (LIPUTANKUTIM.COM) – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) memanggil 11 orang pejabat dilingkungan Pemkab Kutai Timur, untuk diperiksa dan memberikan keterangan terkait kasus korupsi yang melibatkan bupati nonaktif kutai timur Ismunandar.
Pemanggilan 11 orang untuk diperiksa dikatakan Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri, Jumat 24/-7/2020

“Mereka dipanggil untuk memberikan keterangan kepada penyidik KPK jumat hari ini 24/07/2020 terkait tindak pidana korupsi dalam pekerjaan infrastruktur dipemkab Kutim tahun 2019 dan 2020 “kata Plt KPK Ali Fikri melalui pesan elektronik diterima Redaksi liputankutim.com.

Plt Jubir KPK Ali Fikri menegaskan,mereka yang dimintai keterangan penyidik, ujar Ali Fikri diduga kuat mengetahui dengan kasus OTT KPK, Kamis (2/7) di Jakarta, termasuk dengan hasil penggeledahan di Sangatta Kutai Timur.

“Ini baru dari awal dari penyidikan kasus OTT pejabat Pemkab dan Ketua DPRD Kutim tempo hari,” ujar Fikri panggilan Ali Fikri.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri menerangkan hari ini ada 11 saksi yang dipanggil untuk memberikan keterangan kepada penyidik yakni;

(1). Rudi – Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) pada Dinas PU.
(2). Yeni – adik Bupati Nonaktif Ismunandar,
(3). Indra Nur Farial – Staf Bidang Cipta Karya Dinas PU yang juga PPK.
(4). Asran Lode – Kasi Perencanaan Teknis Bina Marga Dinas PU.
(5). Panji – Staf Bappenda
(6). Didik – Sopir Ismunandar Bupati Nonaktif.
(7). Reza Renata – Kabid SDA Dinas PU
(8).Haris Affandi – PPK
(9). Didi Hardiansyah – Kasatpol PP
(10).Mirwan – ASN pada Dinas Kesehatan
(11).Hafaruddin – Ajudan Ismunandar Bupati nonaktif

Seperti diberitakan, KPK berdasarkan hasil OTT di Jakarta menetapkan Isminandar Bupati Kutim nonaktif, Encek Unguriah Firgasih sebagai Ketua DPRD Kutim . Musyaffah Kepala Bapenda Kutim, Suriansyah Kepala BPKAD Kutim, Aswandini Kepala Dinas PU. Kemudian Aditya Maharani dan Deky Aryanto sebagai kontraktor terlibat dalam kasus gratifikasi barang dan jasa di Pemkab Kutim

Dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih, Wakil Ketua KPK Nawawi Pongolango, Jumat (3/7) menerangkan ke 7 tersangka mempunyai peran masing-masing sehingga tercipta kerjasama terhadap sejumlah proyek yang dikerjakan Aditya Maharani dan Deky Aryanto

“Proyek yang dikerjakan bernilai miliaran rupiah dan tersebar di Kutim diantaranya pembangunan embung di Maloy, penyempurnaan lampu penerangan di Jalan APT Pranoto Sangatta, ruang tahanan Polres Kutim,” beber Nawawi (liku1/*)