KPU Terbitkan Surat Edaran Tunda Tahapan Pilkada, Karena Covid-19

0
43

 

JAKARTA ( LIPUTAN KUTIM ) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan menerbitkan Surat Edaran untuk menunda tahapan Pilkada 2020 akibat wabah Covid-19 yang semakin meluas.

Keputusan KPU Komisi Pemilihan Umum tertuang dalam Keputusan KPU RI Nomor: 179/PL.02.Kpt/01/KPU/III/2020 dan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020, tertanggal 21 Maret 2020.

Dalam surat edaran yang ditandatangani Ketua KPU Arief Budiman tersebut, disebutkan tahapan yang ditunda ada diantaranya menunda pelaksanaan pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Namun, disebutkan jika KPU Kabupaten/Kota telah siap melaksanakan pelantikan POS dan sudah berkoordinasi dengan pihak berwenang, bahwa daerah tersebut belum terdampak penyebaran Covid-19, makapelantikan PPS dapat dilanjutkan.

“Masa kerja PPS yang telah dilantikakan diatur kemudian,” tulis surat edaran seperti dikutip dari liputan6, Sabtu, 21/03/2020.

Kemudian, tahapan yang lainnya, yakni menunda pelaksanaan verifikasi syarat dukungan calon perseorangan yang belum dilaksanakan.

“Menunda pembentukan petugas pemutakhiran daftar pemilih, menunda pelaksanaan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih,” lanjut Surat Edaran tersebut.

KPU Provinsi serta Kabupaten/Kota diminta menerbitkan keputusan penetapan penundaan, setelah didahului koordinasi dengan Bawaslu setempat dan pihak-pihak terkait.

Komisioner KPU Viryan Aziz yang dikonfirmasi , mengatakang, penundaan ini belum tentu mempengaruhi penjadwalan pemungutan suara.

“Belum tentu, kita melihat perkembangan Covid-19 sampai waktu yang akan ditentukan kemudian dengan pertimbangan perkembangan Covid-19),”katanya.(*)