Kutai Timur Ada Komunitas Gay, Terdata Sudah 121 Orang. 30 Positif Terinveksi HIV.

0
5849
M. Yusuf Kepala Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyehatan Lingkungan (P3L) Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur. FOTO:Adi Sagaria).


Liputankutim.com, Sangatta – Lesbian, gay, biseksual dan transgender transeksual atau LGBT ternyata sudah ada di Kutai Timur. Komunitasnya aktif dan terganisir dengan anggotanya sudah mencapai 121 orang.


Keberadaan Komunitas LGBT ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur dr. H. Bahrani melalui Kepala Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyehatan Lingkungan (P3L) Dinas Kesehatan M. Yusuf saat ditemui diruang kerjanya, Selasa, 27/08/2019.


Menurut M. Yusuf didampingi Rikka Oktora Pengelola Program HIV, sebanyak 121 orang Komunitas LGBT di Kutai Timur mengakui secara jujur keberadaan mereka. Bahkan diakui ada pengurusnya, dan anggotanya terdapat diberbagai tempat di Kutai Timur.
“Profesi mereka bermacam-macam, usianya sangat produktif yakni 20 tahun hingga 30 tahun. Statusnya ada lajang ada yang sudah berkeluarga ada istri dan anak”kata Yusuf menjelaskan.


Dikatakan Yusuf kasus laki-laki yang suka seks dengan laki-laki atau LGBT merupakan seks menyimpang di Kutai Timur ini terbilang cukup tinggi. Namun cukup koperatif ketika kami melakukan pendekatan


“Mereka sangat koperatif dan mengakui dengan terbuka bahwa kami punya pengurus dan kami berada dimana-mana di Kutim”katanya


Namun yang paling menyeramkan dan memprihatinkan lagi dari keberadaan komunitas ini adalah tingginya angka pengidap HIV dan AIDS yakni sebanyak 30 orang. Angka ini terbilang cukup tinggi dan ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan kabupaten Kutai Timru.


“Kasus HIV sebanyak 30 orang LGBT menjadi perhatian, namun akan terus kami pantau dan kami tangani”katanya (liku1?*)