M.Nur.M Jebolan Akademi Tho Lere Sangkulirang, Jadi Andalan Persikutim di Liga 3 Asprov PSSI Kaltim 2019.

0
112

Liputankutim.com, Sangatta – Muhammad Maghfirah atau M.Nur M salah satu pemain andalan yang dimiliki PS Persikutim Kutai Timur dalam Liga 3 PSSI 2019 yang digelar Asosiasli Provinsi ( Asprov) Kaltim di dua yakni Stadion Segiri dan Stadion Palaran.

M.Nur M lahir di desa Benua Baru Kecamatan Sangkulirang 12 Januari 1998 dan saat ini tingga di RT 02 desa Mukti Jaya Kecamatan Karangan Kutai Timur. Anak pertama dari lima saudara dari pasangan ayahnya bernama Idris dan ibunya bernama Umi Kalsum .

Mengawali hobbi olahraga sepakbola dimulai ketika masih SD hingga berlanjut saat menjadi siswa SMA Negeri 1 Sangkulirang. Hobbinya dengan olahraga sepakbola terus berlanjut sehingga masuk bergabung di Akademi Sepakbola Tho Lere Sangkulirang.

Di Akademi Tho Lere Sangkulirang inilah M.Nur terus mengasah ilmu olahraga paling populer di jagat raya itu. Bersama rekannya, M. Nur terus berlatih serius di Akademi Tho Lere milik Irwan Peco yang kita menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024.

“Akademi Tho Lere itu milik bang Irwan Peco, dia banyak membina anak-anak Sangkulirang, termasuk saya alumninya Tho Lere. Tho Lere artinya anak hilir Sangkulirtang, sekarang sudah bubar “kata M Nur menjelaskan tentang nama Tho Lere.

Pemain dengan nomor punggung 21 M Nur ini mengidolakan Zinaden Zidan, mulai bergabung PS Persikutim pada geleran PORPROV Kaltim di Kutai Timur 2018 lalu dan kini kembali membela Persikutim di Liga 3. Saat bermain Rabu 11/09/2019, M Nur sukses mencetak dua gol ke gawang Perselan Sanga-Sanga.

“Saya ingin membawa Persikutim melaju hingga final dan juara. Cita-cita saya juga auatu saat bisa bergabung di Borneo FC. Memang tidak mudah, tapi akan terus belajar dan berlatih”katanya.

Ia juga mengaku sangat senang dipanggil bisa gabung dan memperkuat Persikutim di liga 3 Asprov PSSI Kaltim 2019 tahun ini karena dirinya bisa bertemu dan teman-temannya.

“Saya senang kembali dipanggil dan bergabung dengan teman-teman sesama pemain Porpov dan di Piala Suratin”kata M Nur yang mengaku bonus Porprov yang diterima seluruhnya diberikan kepada orang tuanya untuk dibelikan sepeda motor.(liku/*)