Terharu, Bupati dan Ketua DPRD Kutim Tak Bisa Laksanakan Tradisi Lebaran, Akibat Covid-19

0
60
TERHARU: Bupati Kutai Timur Ir. H. Ismunandar, MT diapit Istrinya/Ketua DPRD Kutim Hj. Encek UR Firgasih, SH, M.AP Bergelar Raden Ratna Putri ( kanan) dan Putrinya Siti Rizky Amelia, SE., Ak. CA Anggota DPRD Kaltim Fraksi Partai Persatuan Pembangunan ( F-PPP). FOTO: OCHA/ STAF RUJAB

 

SANGATTA ( LIPUTANKUTIM.COM )- Lebaran tahun ini 1441 Hijriyah 2020 Masehi, Bupati Kutai Timur Ismunandar dan Ketua DPRD Hj. Encek UR Firgasih merasakan perbebedaan akibat penyebaran pandemi virus corona ( Covid-19).

Menurut Ismunandar perbedaan begitu terasa. Sholat Id berjamaah kemudian saling bersalam-salaman kali ini tidak boleh dilakukan, karena harus menjalankan Protokol Kesehatan menjaga jarak fisik atau physical distancing, guna mencegah penyebaran penyakit Virus Corona.

“Akibat Covid-19, tradisi lebaran seperti open house dan halal bi halal untuk bersialturrahmi dengan masyarajat ditiadakan”kata Bupati Ismunandar didampingi istrinya Hj.Encek UR Firgasih yang juga Ketua DPRD Kutim dirumah jabatan ( Rujab) Bukit Pelangi, Sangatta, Senin, 25/05/2020

Bupati Ismunandar menambahkan, seperti biasanya kan setelah selesai sholat id, Pemkab melaksanakan open house untuk silaturrahmi dengan masyarakat di Gedung Serba Guna ( GSG). Kemudian siangnya open house di rumah jabatan ( rujab).

Begitu juga dengan jadwal kunjungan bersialturrahmi dengan Gubernur Kaltim dan Forkopimda di Samarinda yang biasanya dilaksanakan dua hari setelah lebaran, kali ini tidak ada.

“Halal bi halal dan silaturrahmi dengan para Pegawai dilingkungan Pemkab Kutim serta halal bi halal yang rutin dilaksanakan di 18 Kecamatan Se-Kutai Timur, tahun ini tidak ada. Semuanya itu karena Covid-19″kata Ismunandar.

Hal sama juga dirasakan Ketua DPRD Kutim Hj. Encek Firgasih, yang mengaku sedih dan terharu karena tidak lagi menggelar halal bisa halal dan silaturahmi dengan anggota DPRD dan para staf sekretariat di gedung wakil rakyat.

“Ya terharu dan sedih jugalah, karena tradisi open house dan silaturrahmi halal bi halal diinternal DPRD tahun ini semua ditiadakan akibat virus corona”kata Bunda Firgasih didampingi putrinya Siti Rizky Amelia anggota DPRD kaltim.

Menurut Bunda Firgasih panggilannya, dirinya merasa kangen dengan tradisi open house dan halala bi halal dimana, bisa bertemu dan bertatap muka langsung dengan semua staf di Sekretariat DPRD maupun saat open house dirujab ini.

Begitu juga saat bapak dengan saya berkeliling di kecamatan dan desa-desa dalam rangka halal bi halal untuk bersilaturrahmi, sangat senang karena bisa bertemu dan menyapa masyarakat, tapi tahun ini belum bisa kita laksanakan.

Oleh karenanya saya Ketua DPRD dengan Pak Ismunandar mengajak kita semua untuk berdoa, mudah-mudahan wabah virus korona ini cepat hilang, agar semua kembali normal dan kita kembali bertemu lagi seperti ini”katanya.

“Saya dengan pak Bupati Ismu menyampaikan permohonan maaf belum bisa bersilaturrahmi secara langsung karena Covid-19. Mari kita semua berdoa agar wabah Covid-19 ini cepat hilang agar semuanya kembali normal. Dan tradisi halal bi halal dan sialturrahmi kembali kita adakan lagi”katanya ( LIKU1/*)