MUSREMBANG: Muara Ancalong Minta Renovasi Lamin Datus

0
20

   

SANGATTA ( LIPUTAN KUTIM ) – Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang membuka Musrembang Kecamatan Muara Ancalong yang dilaksanakan di Lamin Datun Kelinjau Ilir, Selasa (11/2/2020).

Dalam sambutannya Wabup Kasmidi Bullan mengatakan perlindungan dan pelestarian bangunan cagar budaya Lamin Datun dan area sekitarnya di Desa Kelinjau Ilir sangat penting, karena masyarakat bisa memahami nilai – nilai historis, kebersamaan serta perjuangan masyarakat Muara Ancalong.

“Lamin Datun ini juga bisa menjadi simbol perjuangan dan kebanggaan bersama”kata Wakil Bupati Kasmidi Bulang menanggapi usulan renovasi dan rehab Lamin Datun dari camat dan tokoh masyarakat pada Musrenbang Muara Ancalong

Menurut Wabup Kasmidi Bulang selain fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih, listrik dan jalan, Pemkab Kutim juga tetap memperhatikan pelestarian warisan cagar budaya seperti Lamin Datun ini,” ujarnya.

Upaya pemeliharaan dan pelestariannya bisa diusulkan melalui APBD, pokok- pokok pikiran dewan, juga bisa melalui dana CSR perusahaan di sekitarnya. Bisa pula melalui usulan ke kementerian terkait. Dengan kata lain banyak sumber pembiayaan yang bisa dipakai untuk hal itu. Jadi tidak hanya berharap dari APBD saja tapi dari sumber lainnya.

Sebelumnya Camat Muara Ancalong, Sabran mengatakan, jika ada anggaran, renovasi dan rehab ini bisa dimulai dari atap sirapnya yang sudah banyak bocor, kemudian lantai dan panggungnya.

Menurut UU No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, bangunan yang masuk cagar budaya bisa direnovasi dengan syarat tidak boleh mengubah desain, struktur dan materi bangunan serta pemindahan lokasinya. “Jadi kalau sudah berubah maka secara otomatis tdak lagi masuk cagar budaya,” katanya (ADV/liku1/*)