Musrembang Sangatta Utara 2021, Usulkan 23 Kegiatan, Anggarannya Rp 46,7 Miliar

0
46
Sekda Drs.H. Irawansyah, M.Si (kiri) didampingi Camat Sangatta Utara H. Basuni saat memberikan keterangan Pers, usai pimpin Musrembang 2021 di BPU Sangatta Utara, Senin, 10/02/2020.

SANGATTA, ( LIPUTAN KUTIM) – Sekretaris Daerah ( Sekda) Kutai Timur Irawansyah pimpin Musyawarah Perencaraan Pembangunan ( Musrembang) Kecamatan Sangatta Utara Tahun 2021 di Balai Pertemuan Umum, Senin, 10/02/2020.

Dimulai sekitar pukul 09/30 wita, Musrembang juga dihadiri sejumlah anggota DPRD Daerah Pemilihan ( dapil) 1 Sangatta Utara, antara lain, Yusuf Silambi, Davit Rante, Jimmy, Piter Palinggi dan Agus Aras anggota DPRD Provinsi Kaltim. Juga hadir para pejabat Pemkab dan FKPD.

Juga hadir Camat Kecamatan Sangatta Utara Basuni , Sekcam Yunus, serta para Kepala Desa, Kepala Dusun dan Ketua RT Se- Kecamatan Sangatta Utara, serta ratusan undangan berbagai elemen

Camat Kecamatan Sangatta Utara, M Basuni dalam laporannya menyebutkan jika jumlah usulan rencana pembangunan pada tiga desa dan satu kelurahan yang ada di Sangatta Utara, sudah menyepakati 23 usulan prioritas pada tahun 2021 mendatang.

“Sesuai hasil pra Musrenbangcam sebelumnya. Setiap desa dan kelurahan yang ada diberi kesempatan untuk mengusulkan 5 program prioritas. Sedangkan 3 program menjadi prioritas usulan pemerintah kecamatan, dengan total usulan anggaran sebesar Rp46,7 miliar”katanya.

Khusus untuk Sangatta Utara, kata Basuni, salah satu program utama adalah pencanangan Kampung Keluarga Berencana. Sebab Kampung KB tak bisa berdiri sendiri. Dia meminta OPD untuk mendukung program dimaksud. Selanjutnya adalah persoalan sampah yang belakangan jumlahnya meningkat signifikan.

“Saya berharap ke depan semua pihak bisa bersama-sama melihat Sangatta menjadi lebih baik dengan meningkatkan pengelolaan sampah. Apalagi 30 persen jumlah masyarakat Kutim ada di Ibukota Sangatta dan tersebar di 214 RT,” katanya.

Terakhir adalah program pemekaran Desa Sangatta Utara, yang rencananya akan dipecah menjadi 1 desa induk dan 3 desa pemekaran.

“Selain dari usulan 23 prioritas, masih ada program lainnya yang diusulkan masyarakat. Tentunya tidak semua bisa terakomodir. Namun ia berharap usulan dimaksud bisa disetujui. Sebab merupakan aspirasi murni masyarakat Sangatta Utara,” katanya.(liku/1)