Pelaku Pemerkosa Anak Tiri Di Rantau Pulung, Diancam Hukuman 20 Tahun Penjara.

0
69
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal ( Kasat Reskrim) AKP Yuliansyah, SH, Sik. FOTO: Adi Sagaria

Liputankutim.com, SANGATTA – Seorang ayah tiri di Desa Tepian Makmur Kecamatan Rantau Pulung berinisial ( K) 35 tahun diancam hukuman 20 tahun penjara, akibat perbuatannya memperkosa anak tirinya yang masih dibawah umur bernisial ( Na) 15 tahun.

Kepala Polisi Resort Kutai Timur Ajun Komisaris Polisi ( AKP) Teddy Ristiawan melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal ( Kasat Reskrim) AKP Yuliansyah, SH, Sik ditemui diruang kerjanya, Jumat, 18/01/2019 membenarkan adanya penangkapan seseorang yang memperkosa anak tirinya.

“Memang benar Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim) Polres Kutai Timur menerima laporan dari masyarakat khususnya keluarga korban, adanya persetubuhan yang dilakukan oleh ayah tiri terhadap anak tirinya berinisial ( N) yang teleh disetubui secara paksa dan diperkosa ayah tirinya berinisial K berusia 35 tahun”kata Kasat Reserse AKP Yuliansyah, SH, Sik saat diwawancara Liputankutim.com

Dijelaskan Kasat Reskrim AKP Yuliansyah, SH, Sik, kejadiannya Senin, lalu pukul 06.00 wita di rumah korban di desa Tepian Makmur Kecamatan Rantau Pulung. Kronologinya korban didatangi ayah tirinya dengan membawah sebilah pisau.

Dan mengancan dengan kata-kata apabila tidak menuruti kemauan saya, maka kau akan saya bunuh. Karena taku dibunuh sehingga si anak menurutinya dan ( maaf) dilecutilah pakaian dalam tubuh anak tirnya dan si ayah tiri ikut membuka pakaiannya,sehingga terjadi persetubuhan paksa.

“Kami dari kepolisian saat menerima laporan dari keluarga korban bersama tantenya menuju lokasi mencari pelaku dan ditangkap tanpa perlawanan. Saat ini tersangka sudah diamankan di ruang tahanan Polres Kutim”katanya.

Sedangkan pelaku (K) saat diperiksa diruang PPA Polres Kutim mengatakan minta maaf karena dilakukan bukan karena mabuk tetapi dilakukan dengan keadaan sadar

“Saya melakukannya dalam keadaan sadar, tetapi menyesal”kata K yang mengenakan baju kaos olahraga lengan pendek berwarna orange. (*)

Ikuti selanjutnya berita ini di liputankutim.com, karena ada penuturan ayah kandung korban, dan pengakuan langsung korban, wawancara langsung dengan Jurnalis Liputankutim.com.