Pembagian Sembako Gratis Makin Dekatkan TNI Dengan Rakyat

0
14
FOTO: SEMBAKO GRATIS COVID-19 : Ibu Darminingsih Warga RT 11 Dusun 1 Desa Bangun Jaya,bersama dua anaknya Safika, 7 tahun dan Safiki, 5 tahun. Dengan mengenakan masker protocol Kesehatan, sambil membawa sembako gratis yang diberikan TNI melalui TMMD, Selasa, 30 Juli 2020 (FOTO: Liputankutim.com/Adi Sagaria)

 

SANGATTA, ( LIPUTANKUTIM.COM ) – Seorang ibu muda yang berpakaian hitam dan mengenakan masker berwarna hijau berjalan agak cepat sambil tangan kanannya menenteng sebuah plastik berukuran cukup besar berwarna kuning.  Di depannya seorang anak laki-laki berlari-lari kecil, sedangkan di belakangnya seorang gadis kecil terus mengikutinya.

Ibu muda itu kemudian menyeberang jalan desa yang cukup ramai dengan lalu-lalang warga desa yang berjalan kaki, juga tampak beberapa kendaraan sepeda motor sesekali melewati jalan desa itu.

Nama ibu muda itu adalah Darminingsih, sedangkan gadis kecil yang mengikutinya adalah Safika, 7 tahun, dan anak laki-laki yang berlari-lari kecil di depannya adalah Safiki, 5 tahun. Keduanya merupakan anak Darminingsih, dan kedua anak itu juga mengenakan masker, sebagaimana ibunya, sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan virus corona di masa pandemi Covid-19.

Darminingsih baru saja menerima bingkisan sembako gratis dari personil TNI anggota Kodim 0909/SGT yang menggelar kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

Meskipun cuaca cukup panas di siang itu, namun tampak sekali Darminingsih amat gembira setelah menerima sembako gratis dalam satu plastik yang antara lain berisi beras, minyak goreng, gula, tepung, susu, dan teh.

Ketika didekati, ibu muda beranak dua yang tinggal di RT 11 Dusun 1 Desa Bangun Jaya, Kecamatan Kaliorang itu cukup kaget dan dengan terbata-bata mengatakan bahwa dirinya bermaksud pulang ke rumahnya bersama anak-anaknya.

“Maaf, Bapak. Saya buru-buru mau pulang. Ini saya membawa bungkusan plastik berisi sembako yang baru saja dibagikan Bapak TNI,” katanya sambil tangan kirinya memegangi tangan kanan anak bungsunya, Safiki.

Ia mengaku sangat bersyukur dan berterima  kasih telah memperoleh bantuan kebutuhan pokok dari personil TNI, apalagi di masa pandemi Covid-19, yang membuat seluruh masyarakat cukup terganggu dalam mencari rejeki dan menjalankan kegiatan usaha akibat adanya pembatasan pergerakan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan berterima kasih, hari ini telah menerima sembako gratis dari Bapak TNI. Ini pertama kalinya saya memperoleh bantuan sembako gratis,” katanya, sambil berpamitan untuk meneruskan langkahnya pulang ke rumahnya.

Bukan hanya Darminingsih saja yang menerima bantuan sembako gratis dari personil TNI di acara TMMD ke-108 Tahun 2020 di Kecamatan Kaliorang itu, namun ada 200 warga desa lainnya yang menerima pembagian sembako gratis.

Usman misalnya, Ketua RT 11 Desa Bangun Jaya, mengaku gembira karena ia dan warganya memperoleh sembako gratis.

“Senang sekali saya menerima bingkisan dari Pak TNI, apalagi saat ini hidup sedang sulit karena adanya corona. Bahkan saya benar-benar terharu ketika melihat warga saya, para lansia, menerima bingkisan sembako. Senang dan bangga sekali. Terima kasih kepada bapak-bapak dari Kodim,” katanya saat melangkah pulang sambil menjinjing plastik bingkisan sembako.

Namun bukan hanya Darminingsih dan Usman yang bersuka cita hari itu. Ratusan warga di tujuh desa di Kecamatan Kaliorang, berkumpul dan bergembira di Lapangan Sepakbola Desa Bangun Jaya. Mereka sejak pagi hadir dan duduk di bawah tenda berwarna hijau, dan menunggu giliran dengan sabar untuk menerima bingkisan sembako dari TNI.

Setelah satu demi satu mereka menerima bingkisan sembako, maka warga itu satu demi satu mulai meninggalkan lapangan; diantar istri, suami atau anak-anak mereka. Suasana pun menjadi meriah. Setiap orang saling menyapa tetangga mereka dan saling tersenyum gembira.

“Hari semakin siang, kami akan langsung memasak untuk makan siang ini,” kata seorang bapak setengah baya sambil tersenyum, dan bergegas meninggalkan tempat acara untuk pulang ke rumahnya, sementara seorang anaknya mengikutinya dari belakang.

TNI AD Kodim 0909/SGt nampak sibuk membagikan sembako gratis dampak Covid-19 kepada warga yang antri. (FOTO: LIPUTANKUTIM.COM/Adi Sagaria)

200 Paket Sembako

Kepala Desa Bangun Jaya, Supanjen mengatakan, pembagian sembako gratis merupakan salah satu kegiatan pada pembukaan TMMD ke-108/2020 di Kaliorang,  dan sebanyak 40 kepala keluarga warga desanya memperoleh sembako gratis dari Kodim 0909/SGT.

“Saya mengucapkan terima kasih atas sumbangsih TNI Angkatan Darat dari Kodim 0909/SGT. Bantuan sembako sangat membantu meringankan warga desa kami dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masa sulit ini,” katanya. Sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada 200 warga dari tujuh desa di Kecamatan Kaliorang pada acara pembukaan TMMD siang itu.

Menurutnya, kegiatan TMMD Tahun 2020 yang dipusatkan di dua desa di Kecamatan Kaliorang, yaitu Desa Bangun Jaya dan Desa Bukit Harapan, memberikan manfaat yang besar bagi warga desa dan bagi kemajuan desa itu sendiri.

“Selain warga desa kami memperoleh bingkisan sembako yang amat dibutuhkan, TMMD juga melakukan pembangunan jalan desa sejauh 2,3 Km yang menghubungkan Desa Bangun Jaya dan Desa Bukit Harapan,” kata Supanjen.

Selain membangun jalan desa yang menghubungkan dua desa, personil TNI dari Kodim 0909/SGT, yang didukung seluruh komponen masyarakat lainnya, juga membangun jembatan penghubung antara dua desa itu dan pembangunan sarana dan prasarana desa di 13 RT dan empat dusun.

Senada dengan Supanjen, Kepala Desa Bukit Harapan, Rusmono, juga mengaku bangga dengan kiprah personil TNI dan seluruh unsur masyarakat yang memiliki kepedulian besar untuk membantu rakyat dan membangun desa.

“Kami warga desa sangat bangga dan memberikan penghargaan tinggi kepada TNI AD, khususnya Kodim 0909 /SGT, yang  tidak hanya menjaga keamanan, namun juga ikhlas meringankan beban rakyat dengan memberikan sembako di tengah pandemi covid-19 ini. Bahkan juga membangun desa, membangun jalan, jembatan, dan memperbaiki rumah warga,” kata Rusmono.

 

Penghargaan Tinggi

Bupati Kutai Timur Ismunandar, ketika membuka resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108/Tahun 2020 di Lapangan Sepakbola Desa Bangun Jaya, Kecamatan Kaliorang, Selasa (30/6/2020) bersyukur pelaksanaan program TNI membangun desa di salah satu kabupaten di Kalimantan Timur itu bisa terlaksana dengan baik.

“Kita semua pantas bersyukur, di tengah pandemi Covid-19, TNI bersama pemerintah daerah dan rakyat bisa menyelenggarakan TMMD dengan baik. Program TMMD ini sangat baik bagi pembangunan desa, karena itu saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan tinggi kepada TNI AD dan kepada seluruh pimpinan dan personil Kodim 0909/SGT yang begitu bersemangat membangun desa,” kata Ismunandar.

Menurutnya, apa yang dilakukan TNI sangat membanggakan, karena selain memberikan bingkisan sembako yang sangat dibutuhkan rakyat, juga membangun jembatan dan jalan sepanjang 2,3 Km, sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat dan memperpendek jarak antara Desa Bangun Jaya dan Desa Bukit Harapan.

“Hari ini pemerintah daerah dan Kodim 0909/SGT bersama-sama melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat desa, yaitu membangun desa untuk kepentingan rakyat banyak. Kegiatan ini tentu saja semakin mendekatkan TNI dengan rakyat,” kata Ismunandar.

Dandim 0909-SGT Letkol CZI Pabate saat memberikan sambutan pada pembukaan TMMD Ke 108 Tahun 2020. (FOTO:LIPUTANKUTIM.COM/Adi Sagaria)

Sementara itu Komandan Kodim 0909/SGT Letkol (Inf) CZI Pabate dalam sambutannya menjelaskan, pembagian paket sembako gratis kepada warga desa merupakan rangkaian dari kegiatan TMMD Ke 108. Menurutnya, kegiatan non-fisik pembagian 200 paket sembako tersebut merupakan tahap pertama.

“Pembagian sembako kepada warga desa yang sangat membutuhkan merupakan kerja sama yang baik antara Kodim 0909/SGT dengan Pemkab Kutai Timur, dan juga didukung penuh Polres Kutai Timur dan teman-teman dari beberapa perusahaan,” katanya.

Kegiatan pembangunan non-fisik lainnya dalam rangka TMMD/Tahun 2020 adalah penyuluhan kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, penyuluhan pertanian, dan sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD.

“Sosialisasi rekrutmen prajurit TNI sangat penting, sehingga warga desa yang jauh dari kota pun bisa tahu dan memahami bagaimana prosedur untuk menjadi anggota TNI AD,” kata Letkol CZI Pabate.

Untuk melaksanakan kegiatan TMMD sejak 15 Juni hingga 29 Juli 2020 mendatang, menurutnya, pihak Kodim 0909/SGT mengerahkan personil TNI sebanyak satu satuan setingkat kompi (SSK). Jumlah seluruhnya sebanyak 150 personil, termasuk di dalamnya personil Polri dan aparat pemerintah daerah.

“Personil inti itu juga didukung oleh lebih dari 500 orang dari unsur masyarakat, yang melakukan berbagai kegiatan membangun desa setiap hari secara bergantian,” katanya.

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), menurut Letkol CZI Pabate, juga merupakan bukti bahwa TNI akan selalu berada di tengah-tengah rakyat, dan siap bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat untuk membangun desa. (*)