Pemkab dan DPRD Kutim Sepakat Pangkas APBD-P 12 Persen, Ini Alasannya

0
148

 

Sangatta, Liputankutim.com,- Pemerintah Kutai Timur dan DPRD Kutai Timur masih terus membahas APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021, Senin,30/08/2021

Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang usai mengikuti rapat anggaran di DPRD mengatakan, membenarkan pemangkasan 12 persen APBD Perubahan.

“Pemangkasan 12 persen itu karena khawatir anggaran triwulan IV dari pusat tidak cair, atau tidak terserap , karena untuk membayar hutang-hutang proyek”katanya.

Karena kita mau bayar kontraktor, tidak ada uang. Makanya kita melakukan pemangkasan anggaran untuk membayar kontraktor.

“Karena kalau tidak dibayar, kita bisa didemo kontraktor”ujar Kasmidi lagi

Selain untuk membayar hutang proyek pemkab, kata dia, juga untuk membayar insentif pegawai, yang sudah lama dijanjikan.

Insentif memang sudah lama dijanjikan pegawai , namun baru kali ini akan direalisasikan. Dan itu memang ada regulasinya, dimana daerah diberikan kewenangan untuk mengaturnya.

“Jadi intinya, kita mau belanja, tapi tidak ada uang. Untuk itu, kita melakukan pemangkasan didalam, untuk membayar semua kewajiban pemerintah,” katanya kepada wartawan

Diakui Wabup Kasmidi Bulang pemangkasan itu akan jadi dilakukan. , Namun saat ini masih sedang dalam pembahasan dengan Banggar DPRD Kutim.(srm/liku1/*)