Pemkab Kutai Timur : Rumah Ibadah Boleh Digunakan Mulai Minggu Ini. Ada Syaratnya?

0
97
Bupati Kutim/Ketua Gugus Tugas Ismunandar bersama Kemenag melaksanakan Vidcom dengan Camat di 18 Kecamatan Se-Kutim, di Kantor Dinas kominfo Perstik,Senin, 02/06/2020 (FOTO:Adi Sagaria)

 

SANGATTA, ( LIPUTANKUTIM.COM ) – Melihat perkembangann penyebaran Virus Korona ( Covid-19) mulai menunjukan penurunan, meski tetap waspada, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Kaltim mulai melonggatkan aturan dengan memberikan ijin bagi rumah-rumah ibadah, untuk boleh dibuka dan digunakan mulai minggu.

Hal itu dikatakan Bupati Kutai Timur, Ismunandar usai menggelar Video Konfres ( Vidcon) Virtual dengan 18 Camat Se-Kabupaten Kutai Timur yang berlangsung diruang rapat, Kantor Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik ( Perstik), Selasa, 02/06/2020 mulai pukul 10.00 Wita.

Bupati Ismunandar usai Vidcom, kepada wartawan mengatakan, bersama dengan Kepala Kementerian Agama Kutai Timur dan Tugas Gugus Covid-19, telah melakukan pembicaraan langsung dengan 18 Camat Se-Kutim untuk membahas pelaksanaan ibadah yang akan dimulai jumat dan minggu ini.

Pemkab dan Tugas Gugus menurut Bupati Ismunandar sudah mendata persoalan dimasing-masing kecamatan, untuk menentukan bisa dilaksanakan ibadah berjamaah di masjid dan rumah ibadah agama lainnya.

“Namun jelas bahwa, untuk melaksanakan ibadah, agama apapun itu yang menentukan adalah camat dan kepala desa dimasing-masing. Karena camat dan atau kepala desa yang paling mengenal kondisi wilayahnya dimana dia berada”kata Ismunandar.

Camat dan Kepala desa silahkan direkomendasikan, masjid mana dan rumah ibadah mana yang boleh melaksanakan ibadah secara berjamaah. Masjid misalnya yang mana bisa melaksanakan sholat jumat berjamaah, dan gereja mana dan rumah ibadah lainnya yang bisa melaksanakan ibadah secara berjamaah.

Tetapi jangan lupa persyaratan harus dilakukan seperti, tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.Wajib menggunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun,menjaga jarak serta masing-masing membawa sajadah bagi umat Islam.

“Yang lebih penting lagi adalah posko-posko disetiap desa dan kecamatan tetap dijaga dan jangan kendor. Ini untuk menjaga orang lain masuk membawa virus”ujarnya

Bupati Ismunandar yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kutai Timur, saat berdialog dengan para Camat didampingi Wabup Kasmidi Bulang, Kepala Kemenag Kutim H. Nasrun, Asisten I Suko Buwono, Kadis Kesehatan H. Bahrani, Kadis Kominfo Perstik Supriyanto, Kadis Perhubungan, Kadis PMD Suwandi.

Hadir juga Kepala BPBD Syafrudin Syam, Plt Kepala Itwilkab Jasrin, Kepala Satpol PP Didi Herdiansyah, Kasdim Kodim 0909/SGT Mayor Inf. Ahmad Albar, Pasiops Kodim 0909/SGT Kapten Inf. Imam Nawawi dan Kompol Bambang dari Polres Kutim.(liku1/*)