Pemkab Kutim Akan Alokasikan 50 Persen APBD Untuk Infrastruktur Mulai Tahun 2022

0
98
Bupati Kutim Drs. H Ardiansyah Sulaiman saat di Wawancara Wartawan usai mengikuti Vaksin Covid-19 di Gedung Serba Guna ( GSG) Bukit Pelangi Sangatta, Kutim, Jumat, 19/03/2021 (FOTO:Purjianto)

 

Sangatta, Liputankutim.com ,- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur akan mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD) untuk pembangunan infrastruktur mulai tahun 2022

Program alokasi APBD Kutim sebesar 50 persen untuk membangun dan meningkatkan infrastuktur dimulai tahun 2022 disampaikan Bupati Ardiansyah Sulaiman, usai mengikuti Vaksin Covid-19 tahap 2 di Gedung Serba Guna ( GSG) Bukit Pelangi, Sangatta, Jumat, 19/03/2021.

“ Kami sepakat alokasikan APBD 50 persen untuk penyelesian infrastruktur, baik itu jalan, jembatan kemudian air bersih. Itu yang akan kita selesaikan dengan pemerintahan yang berlangsung saat ini”kata Ardiansyah Sulaiman kepada wartawan.

Saat ditanya wartawan berapa nilai anggaran dari 50 persen APBD, Ardiansyah menjawab tidak bisa dinilai, karena kita tidak  tau di APBD 2022 mendatang

“In ikan anggaran tahun depan, bukan tahun ini. Nah tahun depan itu kita belum tahu berapa pergerakan. Tapi mudah-mudahan bisa naik”jelas Bupati Ardiansyah Sulaiman didampingi Kadis Kesehatan dr. H. Bahrani

Ditambahkan Ardiansyah 50 persen APBD untuk infrastruktur itu akan dimulai tahun 2022 dan sampai tahun 2024 atau berakhirnya masa jabatan memimpin Kutim.

Lanjut Ardiansyah, kenapa dirinya sangat konsentrasi terhadap pembangunan infrastruktur ini, karena infrastruktur ini paling banyak diminta masyarakat untuk dibangun dan diselesaikan

Selain permintaan masyarakat, bupati juga mengaku melihat langsung kondisinya selama melakukan kunjungan kerja dalam rangka Musrembangcam di Dapil 2, seperti Busang, Long Masengat, Batu Ampar, Muara Bengkal Muara Ancalong dan Telen

“Memang jalan ini yang paling kita butuhkan, karena menyangkut peningkatan ekonomi masyarakat perlu jalan, untuk kegiatan transportasi juga butuh jalan. Sehingga jalan ini paling utama”kata Bupati Ardiansyah

Kemudian daya dukung jalan untuk meningkatkan perekonomian harus ada jembatan, ada drainase.

“Makanya mudah-mudahan APBD kita mulai tahun 2022 mampu memberikan kontribusi dibagi kecamatan dan Kutim.Tetapi jika tidak maka harus menyesuaikan dengan dulu dengan kondisi yang ada.(liku1/*)