Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kutai TimurNota Pengantar Rancangan Awal RPJMD Kutai Timur 2021-2026 (Bagian 6- Selesai )

0
82
Juru Bicara F-PDI P Yusuf Sikambi menyerahkan penyampaian Pemandangan Umum kepada Ketua DPRd Joni disaksikan Sekda Irawansyah (FOTO: Ricky/Halmas Setwan)

Liputankutim.com – Pemerintah juga diharapkan menyusun Langkah strategis melakukan normalisasi sungai dan wilayah pesisir yang ada di Kabupaten Kutai Timur guna menunjang ketersediaan air bersih dimana terjadi penurunan yang signifikan terhadap Hasil pengukuran indeks kualitas air, yaitu pada tahun 2019 sebesar 58% dan pada tahun 2020 turun menjadi 52,73%. Kedepan hal tersebut harus segera di tangani mengingat air adalah salah satu kebutuhan dasar yang penting bagi masyarakat.

Kurangnya perhatian dan pembinaan pemerintah terhadap hutan lindung dan karst yang selama ini telah mendapatkan penghargaan dunia yang telah mengharumkan nama baik Kabupaten Kutai Timur, kemudian Pemerintah diharapkan dapat menyambut dan mendorong peluang program yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui program perhutanan sosial sehingga masyarakat dapat memanfaatkan peluang tersebut menjadi sumber pendapatan ekonomi bagi masyarakat Kutai Timur.

Budaya Dan Pariwisata
Berbicara mengenai pariwisata Kabupaten Kutai Timur begitu banyak obyek wisata yang dapat dijual baik ke wisatawan domestik maupun mancanegara baik wisata budaya, wisata maritim atau bahari, wisata cagar alam, wisata pertanian, dan wisata pasca tambang dimana sampai saat ini belum dikelola secara baik terkhusus fokus pembangunan infrastruktur yang menunjang sehingga diharapkan dapat menghasilkan PAD.

Berdasarkan tabel 2.59 potensi objek wisata di kutai timur yang disajikan oleh pemerintah masih ada beberapa objek wisata yang belum terdaftar misalnya dimana wisata bahari yaitu pantai Jepu-jepu di Kecamatan Kaliorang serta Pantai Sekrat di Kecamatan Bengalon, gunung kongbeng di Muara Wahau dan lain-lain, hal ini diharapkan agar pemerintah lebih serius dan betul-betul melakukan pendataan yang real atas potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Kutai Timur.

Kelautan dan Perikanan
Persoalan kelautan dan perikanan di wilayah kabupaten Kutai Timur juga menjadi penting, pasalnya terjadi penurunan produksi perikanan pada tahun 2019 yaitu sebesar 10.842,90 ton, pada tahun 2020 produksi ikan hanya mencapai 8.085,61 ton, hal tersebut tentu saja mempengaruhi daya konsumsi ikan pada tahun 2019 sebesar 62,26% dan tahun 2020 hanya mencapai 40,86%.

Diharapkan keseriusan pemerintah untuk memberikan perhatian kepada Nelayan baik berupa alat tangkap maupun jaminan kesehatan serta memperjelas status TPI (Tempat Pelelangan Ikan) yang sampai saat ini kondisinya sangat memprihatinkan di Kenyamukan.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kutim, Ketua: Siang Geah,.Sekertaris: : Drs. Yusuf T. Silambi M.M.,M.B.A. Bendahara: Faisal Rahman: Anggota: Yuli Sa’pang.(adv/liku1/*)