Penyelamatan Arsip Terkait Covid-19 Menjadi Dokumenter Penting untuk Negara

0
127
Acara Penyelamatan Arsip Penanganan Covid-19 Dan Arsip Negara Periode 2014-2019 di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara.Senin (19/04/2021). Poto IVN/Liku1

Sangatta, Liputan Kutim.comDinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur, Mengadakan acara Sosialisai  penyelamatan Arsip Penaganan Corona Virus Disease 2019 (covid -19), Dan Penyelamatan Arsip Negara (Arsip Pemerintah) Periode 2014 – 2019 Kabupaten Kutai Timur Di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim Area Bukit Pelangi. Pada Senin (19/04/2021).

Jamaluddin, S.Pd., Kepala Sekolah SDN 001 Sangatta Utara, Saat Lakukan PenandaTanganan Perjajian Kerjasama Perpustakaan Bersama H Suriansyah, SH.,Kepala Dinas Dispusip Kutim, Pada Acara Penyelamatan Arsip Penanganan cocvid-19 Dan Arsip Negara Periode 2014-2019 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara pada Senin (19/04/2021).

Bupati Kutim Ardiansyah sulaiman saat membuka Acara Penyelamatan Arsip Penanganan Covid-19 dan Arsip Negara Periode 2014-2019, Dalam sabutanya menyampaikan “Arsip yang terekam dengan baik akan menjadi bahan perumusan kebijakan strategis di masa depan dan dapat menjadi ilmu pengetahuan untuk generasi selanjutnya.

Ardiansyah juga mengimbau seluruh petugas yang terkait, Agar dapat menguasai serta memahami ilmu-ilmu kearsipan. Ia menyarankan kepada OPD terkait agar dokumen-dokumen yang disimpan, Disusun dan ditata sesuai dengan penerapan ilmu itu.

Dengan demikian, arsip menghadirkan dukungan transparansi yang kuat. Hal itu pun akan mewujudkan akuntabilitas dan kualitas penyelenggaraan.

“Kalau tidak ada ilmunya hanya tersimpan biasa dalam kurun waktu tertentu bisa rusak tapi jika memakai ilmu kearsipan pasti bisa menyimpan sampai ratusan tahun bahkan berabad,” Tuturnya

Lanjutnya, Bupati Kutim  juga menyampaikan bahwa penyimpanan dokumen berharga di lingkup pemerintahan, harus disesuaikan dengan ilmu kearsipan, Dalam hal ini , Berkas-berkas penting, Dapat terjaga dan tersimpan hingga ratusan tahun bahkan sampai berabad-abad.

“ Karena arsip merupakan wujud akuntabilitas kinerja dan juga merupakan warisan dokumenter yang bernilai. Selain itu, hal ini merupakan bagian dari sejarah yang akan bermanfaat di masa yang akan datang” Ungkap Ardiansyah.

Dalam hal ini Juga Ardiansyah menyampaikan  bahwa kebijakan Presiden terkait Covid-19 memiliki pengaruh yang sangat tinggi. Sehingga perlu didukung oleh arsip yang sangat akuntabel,“Saya harap akuntabilitas ini dapat disajikan dalam kearsipan yang jelas dan tertata dengan baik, sehingga semua pihak yang terkait bisa selamat dengan kearsipan yang baik,” harapnya.

Kemudian, Dalam acara sosialisasi Penyelamatan Arsip ini juga di isi dengan perjanjian kerjasama kearsipan antara Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Dengan pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Juga Penanda tanganan Perjanjian Kerjasama Pembinaan Perpustakaan dengan SDN 001 Sangatta Utara Dan SMP 1 Sangatta Utara.(IVN/Liku1/*)