Perbaiki Atap Rumahnya Di Kebun, Ambo 50 Tahun Warga Kampung Tator Sangatta Utara Terjatuh, Bahu Kanan Patah.

0
52

 

SANGATTA (LIPUTANKUTIM)- Niat ingin memperbaiki atap rumahnya yang rusak di Kilometer 9 jalan poros Sangatta Selatan-Sangkima, justru menjafi bencana bagi diri Ambo 50 tahun warga kampung Tator Desa Singa Gembara, Sangatta Selatan Kutai Timur, Selasa, 24/12/2019.

Ambo yang bekerja memasang atap rumahnya sendirian, karena tidak ada tiang penyangga, membuat dirinya terjatuh dan tersangkut di sebuah tiang ulin praakkk. Bahu seblah kanan patah dua bagian.

“Saat sudah tersadar saya lemas, karena bahu patah dua bagian. Tapi sempat ambil handphone untuk menghubungi istri dan anaknya minta dijemput”kata Ambo saat dijenguk didampingi istri dan dua anaknya disebuah rumah sakit di Kota Sangatta, Rabu,25/12/2019

Menurut Ambo kejadiannya, sekitar pukul 17.00 wita akan memasang atap rumahnya karena ingin menambah panjang rumahnya.

Karena dikebun saya itu ada tanaman sahang atau merica sekitar 200 pohon sudah mulai belajar berbuah dan sejumlah tanaman .

“Gara – gara saya jatuh dan patah, harus dijemput anak. Kebetulan juga ada keluarga dikebun sebelah datang menolong untuk pulang”kata Ambo yang mengaku akan dirujuk ke Rumah Sakit di Samarinda, sore ini.

Sementara RN 22 anaknya mengatakan, kaget mendapat telpon dari ayahnya minta dijemput karena terjatuh dari atap rumah dan patah.

“Iya saya meluncur ke kebun jemput ayah. Pulangnya cukup lama dijalan baru sampai rumah karena mobil tidak bisa laju. Kalau mobil goyang ayah kesakitan jadinya pelan-pelan”kata RN yang bersiap mendampingi ayahnya ke Rumah Sakit Samarinda. (liku2/*)