Perda Penyelenggaraan Kepelabuhan Masuk Prolegda

0
60

Liputankutim.com, SANGATTA – Wakil Ketua DPRD Kutai Timur Yulianus Palangiran mengatakan Peraturan Daerah ( Perda) tentang Kepelabuhanan sudah masuk menjadi Program Legislasi Daerah ( Prolegda) dan telah disetujui oleh Pemkab dan DPRD Kutai Timur.

Menurut Yulianus Perda Kepelabuhanan ini sudah termasuk dengan 24 Perda yang telah disepakati pihak Eksekutif dan Legislatif. Perda Kepelabuhanan ini termasuk Perda Perusahaan Daerah (Perusda) yang nantinya akan kelola Pelabuhan Maloy, Pelabuhan Sangatta di kenyamukan.

“Karena tanpa Perda maka KEK Maloy dan Pelabuhan Sangatta Kenyamukan tidak bisa beroperasi, sedangkan pelebuhan sangat prioritas agar segera beroperasi”kata Yulianus Palangiran, minggu, 10/02/2019.

Sementara Sekretaris Daerah ( Sekda) Irawansyah mengatakan Pemkab Kutim akan membentuk tiga perusda baru. Perusahan yang akan dibentuk untuk mengelola beberapa potensi daerah, yang bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah, sesuai dengan potensi yang ada di Kutim.

Pendirian Perusda ini, seiring dengan petunjuk dari Pemerintah Provinsi Kaltim, guna pengelolaan beberapa sumber daya berupa aset daerah yang bisa menjadi sumber PAD. Diantaranya, adalah membentuk sebuah Perusda yang akan mengelola dana bagi hasil Migas (Minyak dan Gas).

Perusda migas ini juga akan dikolaborasikan dengan bidang pertambangan batu bara, disiapkan untuk mengambil peluang pengelolaan batu bara yang ada di Kutim, pada saat PT Kaltim Prima Coal (KPC) mengakhiri kontrak karya atau Perjanjian Karya Perusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B), pada tahun 2021 mendatang(ADV/liku2)