Pertemuan Wabup Kasmidi Dengan Pemilik Tanah Berlangsung Alot, Segel Kantor BKPP Dibuka Kembali

0
79
Wabup Kasmidi Bulang didampingi Kepala BKPP Zainuddin Aspan dan Kabid Pertanahan Pirdadi membacakan hasil kesepakatan bersama sebelum ditandatangani masing-masing pihak. FOTO:Adi Sagaria

LiputanKutim.com, SANGATTA – Setelah disegel sejak hari jumat, 11/01/2019, pintu masuk kantor Dinas Pariwisata dan Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan ( BKPP) Kutim dibuka kembali oleh pemilik tanah,pada Senin,14/01./2019 pukul 10.00 Wita.
Pantauan LiputanKutim.com dilokasi, setelah segel pintu masuk dibuka, seratusan pegawai dikedua kantor yang tertahan sejak pukul 07.30 wita, itu langsung masuk pagar untuk selanjutnya melayani warga yang ingin berurusan.
Kedua kantor pemerintahan itu dibuka kembali segel pintunya setelah melalui pembicaraan yang begitu sengit dan alot antara pemilik tanah Hatta dan kuasa hukumnya menemui kata sepakat soal pembayaran dengan wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang.
Sekitar satu jam lebih pertemuan alot mencari sulosi antara bupati Kutim Kasmidi Bulang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Zainuddin Aspan dan Kepala Dinas Penataan Lahan dan Tata Ruang Yusuf Samuel didampingi Kabid Pertanahan Pirdadi.
“Sebenarnya kami mengalokasikan anggaran cuman karena ini masih sengketa sehingga tidak bisa dibayarkan. Tetapi hari ini sudah ada keputusan dan Mahkamah Agung dan menyebutkan kalau pemilik tanah pak Hatta ” Dan Pemerintah wajib membayar ini karena hutang”kata Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang kepada Liputankutim.com usai pertemuan yang berlangsung di teras kantor BKPP ini.
Dikatakan Wabup Kasmidi Bulang, Pemkab Kutim akan memprioritaskan untuk dianggarkan pembayarannya di triwulan pertama tahun 2019. Karena kenapa ini tidak dibayarkan, karena masih menjadi kasus.
“Tapi karena suda ada putusan inkra begini, kita lebih enak membayarnya.Tidak takut lagi jangan sampai salah orang”kata Bupati sambil meninggalkan tempat pertemuan.
Dalam kesepakatan kedua pihak yang dibacakan wabup Kasmidi Bulang dijelaskan bahwa Pemkab Kutim bersedia akan melakukan pembayaran pada triwulan pertama tahun anggaran 2019.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan ( BKPP) Kutim Zainuddn Aspan mengatakan bersyukur ada kesepakatan sehingga pintu dibuka kembali.
” Ini penting sekali karena banyak pekerjaan utamanya hasil tes CPNS dan pekerjaan lainnya”kata Zainuddn Aspan (*)
.