Polisi Sudah Tangkap Pembunuh Istri dan Anak di Bengalon Kutim. Mencoba Bunuh Diri

0
317
AKBP Welly Djatmoko, SIK, M. Si (FOTO :Adi Sagaria)

 

 

 

Sangatta,- Liputankutim.com Online,- Kapolres Kutai Timur AKBP Welly Djatmoko, SIK. M.Si menegaskan, tersangka pelaku penyerangan di masjid dan pembuh istri dan anaknya di Desa Sepaso Barat Kecamatan Bengalon sudah ditangkap dan sudah ditahan di ruang tahanan Mapolres

 

“Saat ini tersangka inisial AH 30 tahun Warga Perdau telah ditangkap dan ditahan dipolres”kata Kapolres AKBP Welly Djatmoko ditemui Liputankutim.com diruan kerjanya, Senin, 14/06/2021

 

Kapolres AKBP Welly Djatmoko didampingi Kasat Reskrim AKP Abd Rauf, SH, SIK, M.H mengatakan, meskipun telah ditahan, polisi belum bisa meminta keterangan karena tersangka belum bisa diajak komunikasi dan psikologisnya belum stabil

 

“Didalam tahanan saja pelaku masih belum stabil psykologisnya dan mencoba untuk bunuh diri. Karena ditemukan ada bekas sayatan  dilehernya dan melukai alat kelaminnya sendiri

Kapolres AKBP Welly Djatmoko didampingi Kasat Reskrim AKP Abd Rauf, SH, SIK, M.H (FOTO:Adi Sagaria)

Polisi masih mengumpulkan data-data dan informasi dari para saksi dan keluarga korban maupun dari keluarga tersangka.

 

Kapolres mengatakan, kejadian minggu 13/6/2021 pukul 18.35 wita, ada kejadian pembunuhan di desa Seposo Barat Kecamatan Bengalon Kutai Timur.

 

Bermula saat pelaku mendatangi sebuah masjid yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya. Saat tiba di masjid pelaku ini mengamuk, namun Jemaah sigap hingga berhasil melumpuhkan pelaku.

 

Setelah pelaku dilumpuhkan jamaah masjid, kemudian beberapa dari warga jamaah ini ke rumah pelaku ingin memberikankan kepada istrinya jika suami mengamuk di masjid dan melukai imam masjid.

 

Warga jamaah ini justru terkejut saat tiba dirumah pelaku, karena melihat dalam rumah dan mendapati istri dan anaknya tergantung dalam ayunan dalam kondisi meninggal dan istrinya bersimbah darah disampingi ayunan anaknya

 

“Sepertinya pelaku ini diduga lebih dulu membunuh anak dan istrinya lalu kemudian menyerang ke masjid. Nah ini yang belum bisa diungkap dan masih dalam pengumpulan data dan informasi”katanya (liku1/*)