Polsek Kongbeng Berhasil Membongkar Kasus 35 Anak SD Gunakan Miras dan Rokok Piting Lampu

0
83
Kapolsek Kongbeng Kabupaten Kutai Timur Iptu.Darmaji,SH,MH Foto Adi Sagaria

liputankutim.com, SANGATTA – Jajaran Polsek Kongbeng Kabupaten Kutai Timur patut diberikan apresiasi atas keberhasilnnya membongkar dan mengungkap kasus 35 anak yang masih duduk di bangku Sekolah dasar disebuah SDN Negeri di Kecamatan Kongbeng mengkonsumsi minuman keras (miras) dan menghisap rokok piting lampu listrik.

Kapolsek Kongbeng Iptu.Darmaji,SH,MH saat memberikan keterangan kepada Jurnalis Liputankutim.com, mengatakan, timnya bergerak cepat setelah mendapat laporan guru, bahwa terdapat puluhan anak SD terlibat dugaan konsumsi miras dan rokok piting lampu

“Mereka ini masih sekolah SD disebuah sekolah mulai kelas 2 hingga kelas 6 berjumlah 35 orang anak”kata Kapolsek Iptu Darmaji saat ditemui diacara Gerakan Sehat Masyarakat ( Germas) yang dihadiri bupati Kutim Ismunandar


Menurut Iptu Darmaji, dirinya bersama dengan Muspika dan UPT Pendidikan serta Kepala Sekolah telah mengambil suatu tindakan dengan mengumpulkan wali murid semuanya dan memberikan pembinaan terhadaap adik-adik ( konsuling) .


Saat ini, kami terus melakukan pengawasan dibawah Bimbingan Masyarakat ( Binmas) Polsek Kongben. Dan kasus ini sudah kami laporkan ke Polres Kutim dan pemerintah daerah dan ini akan menjadi atensi kita semua.

“Kita harus selamatkan anak-anak kita dari pengarus narkotika dan miras ini dan ini perlu perhatian semua pihak”katanya.


Sementara Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Pendidikan Kongbeng, Ismail mengatakan membenarkan adanya kejadian kasus 35 anak murid SD di Kongbeng yang diiduga mengkonsumsi miras dan rokok elektrik piting lampu.


“Oh iya, mengenai hal itu memang pernah terjadi, temuan guru di sekolah, awalnya satu orang dicurigai karena tidak serius mengikuti pelajaran disekolah”kata Ismail


Menurut Ismail awalnya kita temukan ada satu, usia SD kelas, setelah diinterogasi dia mengaku dan saat dikumpulkan jumlahnya 35 anak. Mereka ini terpengaruh dari teman diluar sekolah dan mempengarugi temannya disekolah.


Kami bersama Kepolisian Polsek Kongbeng dan para guru dan wali murid terus waspada agar kasus ini tidak lagi terulang agar anak-anak tidak menjadi korban.


” Kami juga belum mengetahui apakah barang ini mengandung bahan narkotika atau tidak karena belum dilakukan uji di laboratorium”katanya (*)