Potensi Gelombang Tinggi – BPBD Minta Masyarakat Pesisir Waspada !

0
89

Liputankutim.com – Merujuk peringatan dini berdasarkan data BMKG Pusat tertanggal 26 Desember 2018, BPBD Kutai Timur (Kutim) secara resmi mengeluarkan surat edaran resmi tercantum himbauan waspada gelombang tinggi di wilayah pesisir Kutai Timur (Kutim) mulai Rabu (26/12/2018) hingga Senin (31/12/2018) mendatang.

Disebutkan adanya pola tekanan rendah 1.004 HPa dan 1.007 HPa di Samudra Pasifik Utara, Papua Barat, dan Laut Cina Selatan dan pola angin di wilayah Indonesia pada umumnya bergerak dari barat daya- barat laut berkecepatan antara 5-25 knot. Kecepatan angin tertinggi diantaranya berada di Laut Sulawesi. Kondisi ini akan menyebabkan terjadinya peningkatan gelombang di wilayah tersebut.

“Bahwa tinggi gelombang mencapai 1,25 – 2,50 meter (Moderate Sea) diantaranya berpeluang terjadi di Laut Sulawesi bagian tengah sampai ke Selat Makassar bagian selatan, sedangkan tinggi gelombang 2,50 – 4,00 meter (Rought Sea) di perairan tersebut negatif,” kata Kepala BPBD Kutim Syafruddin.

Dirinya pun menambahkan, BPBD menyarankan poin keselamatan mulai dengan memperhatikan resiko tinggi terhadap pelayaran antara lain perahu nelayan dapat memperhatikan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang diatas 1,25 meter. Kapal tongkang juga turut memperhatikan kecepatan angin 18 knot dan tinggi gelombang diatas 1,50 meter. Terakhir, Kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang diatas 2,5 meter.

“Dimohon kepada masyarakat pada khususnya yang tinggal dan beraktivitas di area pesisir sekitar Laut Sulawesi dan Selat Makassar seperti wilayah Kecamatan Sandaran, Sangkulirang, Kaliorang, Bengalon, Sangatta Utara, Sangatta Selatan, dan Teluk Pandang yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” tutupnya. (hms13)