Perusahaan Raksasa Tambang Batubara PT KPC Raih Dua Penghargaan “Subroto Award 2019”.

0
94
PT Kaltim Prima Coal menerima Penghargaan Subroto Award 2019 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Nampak Chief Operating Officer (COO) KPC Muhammad Rudy menerima dua penghargaan dari Menteri ESDM Ignasius Jonan pada Malam Penganugerahaan Penghargaan di XXI Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta, Jumat (27/9) FOTO: dok/KPC

LIPUTANKUTIM.COM, Sangatta – Perusahaan raksasa pertambangan batubara PT Kaltim Prima Coal (KPC) meraih penghargaan Subroto Award 2019. Pada tahun 2018 lalu meraih penghargaan yang sama dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).


General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) KPC Wawan Setiawan mengatakan, dua pengharhaan diterima KPC yakni, dalam bidang perlindungan lingkungan dan kepatuhan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bidang mineral dan batubara.


“Malam Penganugerahaan Penghargaan Subroto tahun 2019 diserahkan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dan diterima oleh Chief Operating Officer (COO) KPC Muhammad Rudy,  di XXI Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta, Jumat (27/9)”kata GM ESD Wawan Setiawan, sekaligus menyampaikan terima kasih atas terpilihnya KPC sebagai salah satu perusahaan peraih Subroto Award 2019 dalam risilnya diterma Redaksi Liputankutim.com, Minggu,29/09/2019.


Penghargaan yang diterima itu menurut Wawan merupakan bukti bahwa KPC yang melakukan pertamabangan di Kutai Timur ini, memiliki komitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan dan selalu patuh membayar kewajiban keuangan kepada negara.

Chief Operating Officer (COO) KPC Muhammad Rudy ( kiri depan) bersama pimpinan perusahaan lain penerima penghargaan Subroto Award 2019 berfoto Menteri ESDM Ignasius Jonan (tengah baju orange) pada malam Penganugerahaan Penghargaan di XXI Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta, Jumat (27/9) FOTO: dok/KPC


“Terima kasih kepada Menteri ESDM atas pengakuan ini. Penghargaan ini menunjukan bahwa kita masih punya komitmen tinggi terhadap kelestarian lingkungan dan selalu patuh membayar royalty kepada negara,” kata Wawan didampingi Manager External Relation Yordhen Ampung dan Superintendet Public Communications Fely Lung.


Penghargaan Subroto digelar dalam rangka menyambut Hari Pertambangan dan Energi ke 74, tahun 2019. Selain itu sebagai bentuk penghormatan terhadap Profesor Subroto, Menteri ESDM tahun 1978-1988. Profesor Subroto dianggap sebagai guru dan peletak dasar pengembangan energi dan mineral di Indonesia.

Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam sambutanya mengungkapkan bahwa acara penghargaan ini hendaknya direfleksikan untuk terus menyesuaikan semangat kerja yang lebih cepat dalam memahami perubahan dunia.

Menteri ESDM Ignasius Jonan (depan baju orange) berfoto bersama para penerima penghargaan Subroto Award tahun 2019 di XXI Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta, Jumat (27/9) FOTO: DOK/KPC

Ia pun berbagi kisah bagaimana Pemerintah tengah siap menghadapi tantangan global dalam mengatasi perubahan iklim (climate change) melalui Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Saat saya menghadiri UN General Assembly, para pemimpin dunia komit untuk mengembangkan EBT termasuk Indonesia. Karena energi akan sangat berpengaruh terhadap perubahan iklim,” kata Jonan seperti dikutip dari website resmi Kementerian ESDM.

Ia pun mengajak para stakeholder untuk mengeksekusi segera pemanfaatan EBT jika tidak ingin dampak dari climate change menimbulkan efek negatif bagi kehidupan masyarakat.

Prof. Subroto sendiri yang namanya diambil sebagai nama penghargaan ini hadir pada malam penganugerahan Penghargaan tersebut. “Kita harus mengingat apa yang telah diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara, tentang leadership, yaitu ‘ing ngarso sung tulodo, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani’.

Bagi yang sudah 80-90 tahun, peranan dari leadership berubah menjadi seorang yang menanam semangat di tengah-tengah kita.

“Hanya dengan kehadiran saja itu sudah memberikan inspirasi. Jadi yang penting, ketika sudah masuk usia lansia, masih bisa aktif,” kata Prof Broto yang tepat berusia 96 tahun pada 19 September lalu”katanya.(*)