SATGAS COVID-19: Kluster Pertamina EP Sangatta, 60 Orang Terkonfirmasi Positif. Kutim Masih Berada Di Zona Merah

0
45
dr.H. Bahrani Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur. (FOTO :Adi Sagaria)

 

 

Sangatta, Liputankutim.com ) –  Dalam empat hari terakhir, hingga hari ini posisi Covid-19 di Kutai Timur, Kaltim masih berada di zona merah, setelah kluster pertamina EP Sangatta terkonfirmasi positif 60 orang.

 

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr. Bahrani saat diminta memberikan laporan perkembangan Covid-19 oleh Penjabat Sementara ( Pjs) Bupati Kutai Timur HM. Jauhar Efendi dalam rapat khusus dan silaturrahmi hari pertama menjabat bupati dengan seluruh pejabat pemkab diruang Meranti Kantor Bupati, Senin, 28/09/2020

 

“Perkenalkan saya dr Bahrani Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur. Terkait perkembangan Covid-19 di Kutai Timur. Dalam minggu ini terjadi peningkatan drastis, tadinya masih zona orange kini zona merah lagi”kata dr. Bahrani.

 

Tapi sebut Bahrani, sejak empat hari yang lalu masuk zona merah lagi, karena ada satu perusahaan di Sangatta terkofirmasi positif 60 orang. Menyebut perusahaan, pjs Bupati menanyakan nama perusahaan dan bergerak dibidang apa.

 

“Saya potong dulu, itu perusahaan ada dan bergerak bidang apa?. Tanya Pjs bupati, dan dijawab langsung perusahaan Pertamina EP pak”jelas dr Bahrani menjawab singkat

 

Menurut dr. Bahrani, sebelum ada kluster Pertamina EP, posisi Kutim masih orange, namun Kutim Kembali masuk zona merah sejak empat hari terakhir dari kluster pertamina 60 orang.

 

Selain kluster pertamina ep, tingginya kasus covid-19 di Kutim ini, juga banyak dari kluster keluarga dan kluster kantoran ASN

“Kluster keluarga dan kantoran ASN juga banyak kasus”kata dr. Bahrani (liku1/liku*)