Bupati Diundang Kepala Adat Hadiri Pesta Adat Lom Plai

0
36
Bupati Kutai Timur Ir.H.Ismunandar, MT bersama Kepala Adat Desa Nehes Liah Bing, Sekretaris Lembaga Adat Wehea/Anggota DPRD Kutim Siang Geah dan Ketua Pospera Kutim Lukas Himuq dirumah jabatan (rujab) bupati, saat melaporkan rencana pelaksanaan Pesta Adat Lom Plai,. (FOTO:Adi Sagaria)

SANGATTA ( LIPUTAN KUTIM ) – Bupati Kutai Timur Ismunandar menerima rombongan Masyarakat adat Dayak Wehea dari Desa Behes Liah Bing Kecamatan Muara Wahau yang dipimpin Siang Geah dan Kepala Adat Tadjie Taq, Sabtu, 28/03/2020.

“Kami berharap bupati hadir pada acara puncak 14 April.Namun tentu akan melihat kondisi Virus Corona dan pemerintah kabupaten ( Pemkab) Kutim khususnya Bupati dan Kepolisian”kata Siang Geah Sekretaris Adat Wehea yang juga anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan.

Menurut Siang Geah yang juga anggota DPRD asal Desa Nehes Liah Bing ini, sebelumnya sudh agendakan tanggal 14 april, dan itu setujui bupati Ismunandar saat para tokoh adat dan tokoh masyarakat melaporkan ke bupati dirumah jabatan ( rujab) februari lalu.

“Saya juga ikut bersama kepala adat, kepala desa dan tokoh adat melaporkan jadwal hari puncak pesta adat lom plai kepada pak bupati.Beliau sudah menyatakan akan hadir, namun kita akan melihat dalam bebeapa jari kedepan”jelas Siang Geah.

Pesta adat lom plai merupakan pesta tahunan diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Kutai Timur (Kutim).

Tahun ini acara puncak recananya digelar 14 April 2017. Puncak acara, warga Dayak Wehea memulai ritual dini hari pada pukul 04.00 Wita. Para ibu rumah tangga memasak lemang dan beangbit (dodol dayak). Dua makanan khas ini harus ada di setiap rumah, sesuai tradisi turun-temurun. Di pagi hari, warga juga harus memasak sayur.(ADV/liku1/*)