Siti Amaliah Anggota DPRD Kaltim: Usulan Nelayan Akan Terealisasi 2021 Karena Serapan Anggarannya 2020.

0
66
Siti Rizky Amaliah Anggota DPRD Kaltim bersama perangkat desa Pulau Miang Kecamatan Sangkulirang.

 

Liputankutim.com, Sangatta – DPRD dengan tugas dan fungsi untuk membuat legislasi, anggaran dan pengawasan, tapi anggota DPRD juga berperan dan bertugas untuk menampung dan menjemput aspirasi masyarakat.

Menampung dan menjemput aspirasi masyarakat itu dilakukan anggota DPRD saat jedah bertugas atau masa sidang yang disebut reses. Reses dilakukan untuk mengunjungi dan menyerap aspirasi masyarakat.

Siti Rizky Amaliah anggota DPRD Kaltim yang pekan lalu telah melaksanakan reses dengan mengunjungi desa-desa tertinggal ditiga daerah pesisir di Kutai Timur yakni desa batu lepo kecamatan karangan, desa manubar kecamatan sandaran,desa kerayaan dan pulau miang kecamatan Sangkulirang.

“Resesnya ke daerah pesisir desa-desa tertinggal seperti di batu lepo, manubar, kerayaan.Paling banyak usulannya ya masalah jalan. jaring dan alat tangkap ikan nelayan”kata Amel panggilan Siti Rizky Amaliah, di Sangatta, Minggu, 10/11/2019.

Siti Rizky Amaliah Anggota DPRD Kaltim bersama warga desa Manubar Kecamatan Sandaran

Menurut Amel usulan-usulan masyarakat seperti untuk kebutuhan para nelayan seperti jaring dan alat tangkap akan direalisasikan pada tahun 2021. Karena serapan anggarannya baru dimasukkan pada tahun 2020.

“Insyah Allah akan realisasi tahun 2021 dan anggaran serapannya tahun 2020″jelas Amel yang merupakan anak dari bupati Kutim Ismunandar dan ketua DPRD Kutim Encek Firgasih.

Dikatakan Amel, kunjungan yang dilakukan saat reses sangat senang, karena setiap pertemuan selalu dipadati masyarakat yang hadir dan menyampaikan aspirasinya.

Setiap pertemuan juga kan diadakan dialog dan tanya jawab, jadi suasananya cukup bagus dan terbuka. Masyarakat saya persilahkan bertanya apa saja yang berkaitan dengan tugas dan fungsi dprd.

“Saya juga menjawabnya tidak melenceng dari tupoksi sebagai anggota dewan. Yang hadir saat reses ada camat dan perangkatnya, pemerintah desa dan perangkatnya sampai kepada masyarakat”katanya.(liku/2)